Satu Nyawa Melayang, Motif Pembunuhan Korban Dikira Seekor Babi Hutan

oleh

InvestigasiMabes.com l Kampar Kampar gelar Press Release ungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada Minggu, 5 Februari di kebun Kelapa Sawit milik Mardi di desa Tanjung Mas kecamatan Kampar Kiri, kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Press release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo, SIK ini digelar di ruang tunggu Satreskrim Polres Kampar, Selasa, (21/2/23), sekira pukul 09.30 WIB.

Dalam press release ini juga digelar pelaku berikut barang bukti terkait dengan ungkap kasus pembunuhan tersebut.

Pelaku pembunuhan yang berhasil diringkus Satreskrim Polres Kampar, yakni KC (41), warga Jorong Koto Laweh, desa Koto Laweh kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, yang berdomisili di Perumahan Karyawan Kebun Tanjung desa Tanjung Mas kecamatan Kampar Kiri, kabupaten Kampar.

Bersama pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, 1 pucuk senapan angin rakitan merk Mauser dan Teropong warna hitam merk Bushnell 3-9x40eg, 1 unit pompa angin warna silver, 1 helai singlet merk Juice Life warna hitam, 1 helai celana pendek merk Adidas warna hitam, 1 buah topi merk Puma Warna Maron, 1 buah karung plastik merk cap Daun SNI warna putih, 1 buah plastik bening, dan bekas proyektil.

Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo, SIK menjelaskan pelaku pembunuhan berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Kampar yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Arus Gusnadi pada Kamis, 16 Februari 2023, sekira pukul 20.00 WIB di lokasi persembunyiannya di kabupaten Solok provinsi Sumatera Barat.

Adapun koronologis kejadiannya, kata Kapolres, korban Hendra pada hari Sabtu, 04 Februari 2023 sekira pukul 14.00 WIB, pamitan kepada isterinya untuk pergi kerja sembari berkata “Dek Bungkusan Aku Nasi, Aku Kerja Nanti”, kemudian korban pergi dari rumahnya yang berlokasi di desa Tanjung Mas kecamatan Kampar Kiri, kabupaten Kampar dengan mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Smash 110 warna hitam.

Kemudian sekira pukul 22.00 WIB, korban belum juga pulang ke rumah, kemudian pelapor menyampaikan hal tersebut kepada keluarga serta teman-teman korban. Dan pada hari Minggu, 5 Februari 2023 sekira pukul 08.00 WIB sejumlah mencari keberadaan korban, namun saat itu tidak ditemukan.

Selanjutnya sekira pukul 10.00 WIB, saksi Tino datang ke rumah pelapor (isteri korban, red), dan memberitahukan bahwa korban telah meninggal dunia di areal kebun milik Mardi yang berlokasi di desa Tanjung Mas kecamatan Kampar Kiri, kabupaten Kampar.

Menindaklanjuti penemuan mayat di areal kebun tersebut, selanjutnya Satreskrim Polres Kampar melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus penemuan mayat serta berhasil menangkap pelaku pembunuhan.

Adapun motif pembunuhannya, Lanjut Kapolres, pelaku yang notabenenya sering berburu babi menduga korban adalah hewan Babi, dan langsung mengarahkan senapan angin dan membidik ke arah korban dari jarak sekitar 8 meter.

Setelah melakukan penembakan, pelaku mendekati korban untuk memastikan keadaan korban, kemudian pelaku pergi meninggalkan korban dan menyembunyikan barang bukti berupa 1 (satu) pucuk senapan angin dengan cara membungkus menggunakan plastik bening yang dilapisi karung goni bekas merk Cap Daun dan menyelipkan di bawah satu batang pohon yang tumbang, dan kemudian melarikan diri ke kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.

“Kini pelaku berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolres Kampar guna proses hukum lebih lanjut. Terhadap pelaku dijerat dengan KUH.Pidana pasal 338 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun,” jelas Kapolres.(Red)

 

Related Posts