Persit KCK Daerah XVI/Pattimura Ikuti Peringatan Hari Perempuan Internasional Secara Virtual 

oleh

InvestigasiMabes.Com| Tanggal 8 Maret merupakan salah satu hari yang diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (IWD). Peringatan Hari Perempuan Internasional tahun ini sebagai bentuk perayaan pencapaian sosial, ekonomi, , dan budaya perempuan yang mengambil tema  ‘Embrace Equity' atau rangkul kesetaraan. Hari Perempuan Internasional adalah momen bagi masyarakat dunia untuk menyuarakan hak-hak perempuan di semua lini kehidupan. Mulai dari sosial, politik, ekonomi hingga budaya.

Peringatan Hari Perempuan Internasional 2023 oleh PBB tersebut bertujuan untuk memperjuangkan hak perempuan dan anak perempuan dalam kemajuan bidang teknologi transformatif dan digital. Serta diharapkan mampu menciptakan kemajuan teknologi digital bagi pemberdayaan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia.

Bertempat di Ruang Puskodalopsdam XVI/Pattimura, Persit KCK XVI/Pattimura turut mengikuti Peringatan Hari Perempuan Internasional 2023 secara virtual melalui Vicon yang dipimpin oleh Ny. Budi Santosa, mewakili Ketua Persit KCK Daerah XVI/ Pattimura, Rabu (08/03/2023).

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M. Pd., yang dilanjutkan sambutan Dr. Mohammad Reza Ibrahimi, Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia.

Dalam sambutannya, Wiyogo menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada ibu- ibu Persit di seluruh Indonesia yang telah mengikuti kegiatan ini meskipun secara virtual. Ia juga mengatakan dirinya kini tengah berada di New York, Amerika Serikat akan mengikuti acara dalam rangka Hari Perempuan Internasional yang akan digelar esok hari waktu Amerika Serikat.

“Hari Perempuan Internasional kini merupakan perayaan tahunan yang digelar oleh PBB mulai tahun 1977, untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian di dunia. Di Indonesia sendiri Kongres Wanita Indonesia merupakan organisasi federasi perempuan terbesar dan tertua di Indonesia, bahkan telah menjadi wadah perjuangan pemberdayaan perempuan sejak 22 Desember 1928,” ujarnya bangga.

“Kowani bekerjasama dengan UMKM perempuan- perempuan se-Asean mengadakan pameran di bulan Desember dan semasa pandemi Covid-19, Kowani turut memberikan edukasi bagaimana berjualan di market place mulai dari membuat foto produk hingga berjualan,” terang Wiyogo.

Selain itu turut hadir sebagai Narasumber yaitu Anggota Komisi Keamanan dan Kebijakan Luar Negeri dan Juru Bicara Fraksi Perempuan DPR Iran Ibu Sarrah Fallahi dan Ketua Kowani Koordinator Bidang , Bidang Hukum dan HAM Prof. Dr. Masyitoh Chusnan, M. Ag. (Pendam16).

Related Posts