Barisan Jawara Tangerang Mengadakan Acara Pengajian Bulanan dan Santunan Anak Yatim Piatu

oleh

InvestigasiMabes.comCiledug,  Tangerang – Keluarga besar barisan jawara Tangerang (bjt) mengadakan pengajian rutin tiap bulannya dan pengajian kali ini merupakan sebagai penutup demi menyambut datangnya bulan suci tahun ini yang dilaksanakan di jalan dr. sutomo pasar p3si, minggu (25/02/24).

 

Sebagai penguatan silahturahmi antara sesama anggota pengajian rutin tiap bulannya diadakan secara bergilir

 

Ketua umum BJT Muhammad s Sahputra mengatakan pengajian rutin ini dilakukan, banyak program didalamnya dengan melakukan bakti sosial seperti memberi santunan kepada anak yatim, kesehatan, seni budaya seperti Pencak Silat.

 

“Doa-doa dari anak yatim yang dapat menjaga kita dari marabahaya, semua pasti mengakui itu”, ungkap ketum BJT yang akrab dipanggil Aris Daming Jago.

Selain mengadakan pengajian rutin, barisan jawara Tangerang juga selalu melaksanakan silaturahmi ke sanggar-sanggar seni budaya yang berada di Tangerang dan kedepannya silahturahmi akan dilaksanakan hingga keluar kota.

 

“Kita akan melakukan silaturahmi, mempererat rasa persaudaraan antara pecinta dan para pelaku seni hingga keluar kota Tangerang. Dan sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan jadi pengajian ini ditutup agar kita bisa lebih fokus menjalankan ibadah puasa”, lanjut Ketum BJT.

 

Ketum BJt berharap agar sanggar-sanggar atau para pelaku seni budaya ini bisa diakui oleh pemerintah secara legalitas karena seni budaya kita ini merupakan bagian dari jiwa Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dan merangkul seluruh para penggiat seni dan budaya untuk bergabung dalam wadah lembaga barisan jawara Tangerang

Dan di harap kan agar instansi pemerintah untuk TDK tutup mata dgn keberadaan lembaga barisan jawara Tangerang yg SDH terlegalitas dan SDH di akui oleh Kesbangpol

 

Dan di harapkan agar kegiatan seni dan budaya dari pemerintah di serahkan ke lembaga barisan jawara Tangerang

Lembaga barisan jawara Tangerang berskup

 

Jadi bukan hanya di Tangerang saja,tpi di seluruh Indonesia bisa brdiri dan masyarakat khusus ny generasi muda yg akan datang tau dan TDK melupakan sejarah indonesia yg tidak lepas dari seni dan budaya. (Red)

Related Posts