SMA Negeri 1 Boyolangu Tulungagung Enggan Memberi komentar saat di Klarifikasi Tentang Dana Bos

oleh

InvestigasiMebes.com l Tulungagung — Di duga enggan memberikan komentar saat di tanya awak media dan LSM terkait anggaran laporan dana Bos di Komenditbut kepala sekolah SMA Negeri 1 Boyolangu Tulungagung diam tak ada bicara.

Di saat pandemi Covid 19 tahun 2020 sampai 2022 dunia pendidikan di Indonesia melarang siswa siswi untuk belajar tatap muka dengan sistem belajar di rumah .
Di karenakan masih bahayanya pandemi virus covid 19(Corona) yang mewabah di hampir ke seluruh Negara.

Sugeng Sutrisno selaku ketua LPKP2HI ini bersama beberapa media online dan cetak mendatangi pihak sekolah untuk menanyakan terkait dana bos yang di anggarkan dan diĀ  laporan di Kemendikbud.

Namun saat di tanya terkait anggaran dana bos yang di laporan ke Kemendikbud terkait dana yang di pakai itu, kepala sekolah Puji Rahayu enggan memberikan jawaban padahal laporan dana Bos dari kurang lebih dua tahun itu sejumlah kurang lebih 3 Milyar.

Di saat itu juga di duga pihak sekolah juga meminta iuran wajib kepada wali murid sebesar Rp 1250.000,00 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk dana Covid 19.

“Namun saat di tanya oleh pihak Media dan LSM, Puji juga enggan memberikan jawaban”. Ujar Sugeng Sutrisno.

“Dan di duga dana sebesar Rp 1250.000,00 ini murni pungli. dan saya akan memberikan surat laporan kepada Bapak Presiden dan menteri Keuangan karena di duga menyebabkan kerugian Negara,” tegas Sugeng Sutrisno selaku ketua LPKP2HI.(Red)

Related Posts