Wali Kota Padang Meresmikan Pemasangan Kubus Apung Pada Dua Lokasi di Sungai Batang Arau

oleh

InvestigasiMabes.com | Peletakan batu pertama pemasangan kubus apung pada 2 lokasi di sungai Batang Arau diresmikan oleh Wali Kota Padang, Rabu (15/03/2023).

Sungai Batang Arau merupakan salah satu sungai besar yang ada di kota Padang. Kondisi saat ini secara kasat mata masih banyak sampah yang hanyut atau bertumpuk di tepian sungai.

“Beberapa upaya telah dilakukan seperti pengerukan sungai dari sedimen, pembersihan sungai dari sampah, penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang membuang sampah dan limbahnya serta melibatkan sekolah untuk mendidik siswa agar tidak membuang sampah sembarangan dan juga meningkatkan sosialisasi melarang masyarakat membuang sampah ke sungai.” jelas Mairizon, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.

Untuk mewujudkan sungai yang bersih dan bebas sampah telah dilakukan pemasangan 10 (sepuluh) perangkap sampah di salter yang menuju sungai batang arau pada tahun 2022.

Agar sungai batang arau semakin tacilak, perlu dipasang kubus apung pada beberapa titik di sungai batang arau.
Peletakan batu pertama pemasangan kubus apung di sungai Batang Arau diresmikan oleh Wali Kota Padang pada hari rabu, 15 Maret 2023.

Pemasangan kubus apung merupakan salah satu upaya konkrit yang dilakukan pemerintah Kota Padang dalam pengelolaan dan pemulihan DAS Batang Arau dengan penyediaan sarana pengelolaan sampah sehingga diharapkan kontribusi dan dukungan dari semua pengguna sungai Batang Arau.

“Kami berharap pemasangan kubus apung di sungai Batang Arau ini dapat mengurangi sampah di sungai Batang Arau yang akan bermuara ke laut sehingga kualitas air Batang Arau terutama di bagian hilir dapat membaik”. Ucap Walikota Padang, Hendri Septa saat meresmikan peletakan batu pertama kubus apung di Sungai Batang Arau.

Kubus apung dipasang di sungai Batang Arau pada 2 lokasi yaitu di depan Mesjid Darussalam Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan (sepanjang 65 m) dan jembatan Koto Baru Nan Xx, Kecamatan Lubuk Begalung (sepanjang 30 m).

Pemasangan kubus apung diharapkan dapat menghambat laju sampah atau mengurangi sampah yang sampai ke muara sungai dan laut.(Red)

Related Posts