Totok Hariyanto Oknum PNS Jepara Diduga Melakukan Penadahan yang Dijadikan Kebiasaan

oleh

InvestigasiMabes.com l — Berawal dari salah satu kendaraan Totok Hariyanto yang dipinjamkan ke AM (inisial) pada tanggal 20 Januari 2024, Toyota Fortuner 2.7 Lux AT tahun 2006 pajak berlaku sampai 11 November 2021.

Kendaraan Fortuner tersebut dipinjamkan, karena Totok Hariyanto tidak berani menyimpan kendaraan di rumahnya sebelum kendaraan tersebut ada BPKB seperti yang dijanjikan saudara Az Dept Collector (DC).

Tidak seperti yang diberitakan Media BuserBhayangkara74.com pada senin (15/4/2024).

Pelanggaran terhadap pasal 481 KUHP yang dilakukan oleh Totok Hariyanto Perawat Puskesmas Tahunan Kabupaten Jepara, harus segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum Jepara, karena Totok Hariyanto diduga melakukan Penadahan dan dijadikan kebiasaan.

Selain Fortuner, ada beberapa kendaraan lagi yang pada saat dibeli tanpa ada BPKB dan hanya dijanjikan akan ada BPKB, diantaranya :

1. Agya warna kuning, dibeli dari Az (DC) harga 50 juta tanpa BPKB dijanjikan ada BPKB
2. Sepeda Motor ADV, dibeli dengan 12 juta tanpa BPKB. Dibeli dari saudara H alias L dengan dijanjikan ada BPKB.
4. Sepeda Motor NMAX dibeli dengan harga 12 juta tanpa STNK dan tanpa BPKB, dbeli dari H alias L, dijanjikan ada STNK dan ada BPKB.
5. CBR Di-backup Az (DC) dan H alias L
6. PCX di-backup Az (DC) dan H alias L.

Beberapa kendaraan ( dan Motor) yang dibeli Totok Hariyanto tanpa BPKB tersebut hanya dijanjiin BPKB, dijual dan setelah BPKB yang dijanjikan Az (DC) ada ditangan Totok Hariyanto bersama tim melaporkan pemakai/pembeli ke APH.

Berita ini, didasari bukti cacatan pembelian, beberapa unit yang dibeli Totok Hariyanto tanpa BPKB dan dijanjikan akan ada BPKB. Sehingga bukti – bukti tersebut cukup meyakinkan awak media untuk mengawal proses hukum yang sedang dan akan berjalan.

AM selaku awak media sudah diminta hadir untuk klarifikasi di ruang Unit 1 Sat Reskrim Polres Jepara, menemui Brigadir Gilang Dimas Sentiko, sudah memberikan keterangan dan sudah disampaikan, bahwa kendaraan tersebut tidak digadaikan tidak dijaminkan, dibuktikan STNK dan Kunci kendaraan Fortuner masih ditangan AM. Kehadiran AM bukan diperiksa sebagai seorang jurnalis.

Kendaraan Fortuner yang dipinjamkan AM belum bisa saya hadirkan, karena terkendala ban harus diganti, (tidak ada ban serep), posisi kendaraan saat ini berada di Pati.

“Saya akan melaporkan Totok Hariyanto yang sengaja melakukan penadahan dan dijadikan kebiasaan, dan menjual kembali kendaraan tersebut tanpa BPKB,” ujar AM saat diwawancarai awak media.

Ia juga menambahkan, “Bisa jadi, kendaraan Agya warna kuning yang dijual Totok tanpa BPKB setelah BPKB yang dijanjikan Azis ada ditangan Totok Hariyanto, pemakai kendaraan tersebut dijadikan kurban dan dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” imbuhnya.

Selain kendaraan Agya, lanjut AM, “Beberapa hari yang lalu motor ADV yang masuk daftar belanja Totok Hariyanto, dijual ditawarkan di lapak Facebook (FB), bisa jadi setelah BPKB ADV berada ditangan Totok Hariyanto, pemakai motor tersebut juga dilaporkan ke APH,” lanjutnya.

Semoga kedepannya aparat penegak hukum di jajaran Polres Jepara, bisa menghentikan perbuatan melanggar nurma hukum yang dilakukan saudara Totok Hariyanto, seorang PNS yang nyambi jual beli mobil dan motor tanpa dilengkapi BPKB.

Ditempat terpisah dan waktu yang berbeda saat mengkonfirmasi kepala Puskesmas tempat saudara Tk berdinas Kapus memgatakan tidak tau terkait keywrlibatan anggotanya yang memiliki bisnis sampingan jual beliobil lengek.

Saat Tk dikonfirmasi yerkait dugaan bisnis haramnya dia memblokir no wa awak media ini

Sampai berita ini ditayangkan Tk tidak dapat dihubungi. (Red).