Relawan dan Kontraktor Tuntut Perubahan Kebijakan

oleh

InvestigasiMabes.com | Banyuwangi, 21 Juni 2024 – Sekitar 50 anggota Aliansi Relawan dan Kontraktor Tim Sukses Pendukung Kabupaten Banyuwangi menggelar aksi teatrikal di depan  Kantor Bupati Banyuwangi. Mereka menuntut adanya perubahan nyata dalam kebijakan dan pelayanan publik yang dinilai tidak merata dan penuh dengan praktik tidak sehat.

 

Para peserta aksi membawa berbagai atribut protes, termasuk banner, pengeras suara, dan peralatan bangunan, serta mengendarai pick-up. Aksi ini dimulai sejak pukul 12.30 dan berjalan hingga selesai.

Tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi ini meliputi:

1. Mengakhiri persaingan tidak sehat di bidang pasar jasa koperasi, UMKM, dan perdagangan.

2. Meminta mutasi terhadap oknum pegawai SKPD yang dinilai tidak produktif.

3. Menuntut evaluasi terhadap Panitia Pengadaan Barang/Jasa (ULP) yang hanya memeriksa berkas perusahaan dan sertifikat badan usaha (SBU) serta sertifikat keterampilan kerja (SKK) yang telah dibekukan atau dicabut.

4. Menghentikan praktik jual beli jabatan oleh oknum pegawai SKPD.

 

Al Maarif, koordinator aksi, menyatakan bahwa aksi ini merupakan puncak dari kekecewaan para relawan dan kontraktor terhadap tidak adanya pemerataan kebijakan pembangunan dan pelayanan publik di Banyuwangi. Mereka mendesak agar seluruh program dan kegiatan SKPD dievaluasi dan diperbaiki segera.

 

“Kami tidak akan diam melihat ketidakadilan ini terus berlangsung. Pemerintah harus bertindak cepat untuk memperbaiki situasi ini,” tegas Al Maarif.

 

Aksi ini menandai titik balik penting bagi relawan dan kontraktor yang menginginkan perubahan nyata demi tercapainya pelayanan publik yang lebih baik dan adil di Kabupaten Banyuwangi.

( Yanto )

Related Posts