Audiensi ALMI-J dan Kejaksaan Negeri Jepara Perkuat Sinergi Media dan Penegak Hukum

oleh

InvestigasiMabes.com | – Tujuan utama dari audiensi Aliansi Lintas Media Indonesia (ALMI-J), Jepara dengan Kejaksaan Negeri Jepara, Jawa Tengah, untuk membahas berbagai isu yang relevan dengan kepentingan masyarakat dan media di Jepara. Latar belakang dari audiensi ini terletak pada keinginan untuk mempererat antara media dan lembaga penegak hukum dalam menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat. 11/07/2024

 

Sekitar sepuluh orang pengurus dari Aliansi Lintas Media Indonesia Jepara (ALMI-J) hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya: Edy Prasadja atau Edy Jhon (Ketua), Yosef atau Bang Yos (Waka), Kartini (Sekretaris), H. Nurkhan (Bidkum), Stevani (Wakil Bendahara), Sunarso (Bendahara Umum), Maskuri (Bid Investigasi), Susianto (Tim Investigasi), Badhi (Wartawan), Agus (Dokumentasi).

Dalam audiensi tersebut, pokok pembahasan meliputi kerjasama dalam penyebaran informasi hukum, perlindungan jurnalis, dan penguatan peran media sebagai penyeimbang serta penyambung lidah masyarakat kepada masyarakat umum. Diskusi juga mencakup pentingnya transparansi dan akses informasi publik yang diberikan oleh lembaga penegak hukum kepada media.

 

RA. Dhini Ardhany, SH, MH, selaku Ketua Kejaksaan Negeri Jepara, menyambut baik inisiatif audiensi dari ALMI Jepara dan mengakui pentingnya kerjasama dengan media. Kejaksaan Negeri Jepara melalui RA. Dhini Ardhany, SH, MH, berkomitmen, meskipun tidak secara tertulis, untuk membuka akses informasi seputar hukum dan keadilan bagi media, serta menyatakan kesediaan untuk melindungi jurnalis dalam menjalankan tugasnya dalam mengedukasi masyarakat.

 

Ketua ALMI-J Edi Pasadja mengapresiasi sambutan Jepara yang menyatakan kesiapannya bersinergi membangun Jepara lebih baik. Salah satu tugas pokok dan fungsi media adalah sosial kontrol dalam rangka penyeimbang kebijakan. Edi Pasadja atau Edi John panggilan akrapnya memandang perlu adanya sinergitas antara media dengan institusi Kejaksaan agar masing-masing dapat mengambil perannya dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas.

 

“Dalam implementasinya sebagai pilar keempat demokrasi, peran media sebagai sosial kontrol menjadi sangat penting, hal ini dimaksudkan agar mampu menjadi penyeimbang kebijakan dalam mencapai keadilan dan perlindungan hukum di masyarakat,” tegas John.

 

Hasil dari audiensi ini kesepakatan bersama untuk meningkatkan sinergi dan kerjasama antara media dan Kejaksaan Negeri Jepara. Beberapa rekomendasi yang diberikan antara lain pembentukan jalur komunikasi reguler untuk pertukaran informasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat.

 

Rencana tindak lanjut termasuk agenda membangun silaturahmi pertemuan dan diskusi untuk memonitor realisasi kerjasama senergitas. ALMI Jepara dan Kejaksaan Negeri Jepara bersepakat untuk mengadakan kegiatan bersama yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai hukum dan hak-hak sipil.

(Masdur IM – ALMIJ)

Related Posts