InvestigasiMabes.com l Madina -- Masih saja terjadi diberbagai daerah kasus serupa, seakan tidak pernah jera walaupun telah ditindak oleh aparat penegak hukum.Beberapa waktu yang lalu, terpantau telah terjadi penambangan pasir/sertu di bantaran sungai batang Natal, tepat nya di Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal pfivinsi Sumut.
Kegiatan penambangan ini sudah meresahkan warga di hilir sungai karena dengan adanya penambang pasir yang merajalela dan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.Para pelaku galian C ini tidak lagi memikirkan persoalan kerusakan ekosistem dan keresahan warga, yang terlintas dibenak para cukong hanyalah keuntungan pribadi tanpa menghiraukan efek dari kegiatan yang mereka lakukan terhadap masyarakat.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan " Mereka para boss tambang ini saya rasa tidak memiliki ijin, mereka hanyalah cukong perorangan yang mengambil untung dari sungai kita."Diwaktu yang berbeda juga salah satu warga yang setiap hari menyaksikan kegiatan ini tidak dapat berbuat banyak " Kita orang awam bisa apa, para boss ini yang dipikirkan hanya uang, keuntungan walau saya dengar mereka juga tidak mengantongi ijin dari Dinas terkait.
Untuk memastikan isu yang beredar ditengah masyarakat awak media InvestigasiMabes.com mencoba beberapa kali menjumpai boss pemilik tambang tersebut, namun usaha tersebut gagal, yang ada dilokasi hanya para pekerja.Masyarakat berharap pihak berwajib segera menindak para cukong galian C ini, sampai berita ini di naikkan pihak penambang belum merespon pertanyaan kita.(Red)
Editor : Investigasi Mabes