Proyek Bangunan Labor SDN 114 Diduga Menyimpang

Proyek Bangunan Labor SDN 114 Diduga Menyimpang
Proyek Bangunan Labor SDN 114 Diduga Menyimpang

 

InvestigasiMabes.com l Pekanbaru -- Kegiatan Pembangunan Labor Sekolah Dasar Negeri (SDN) 114 Kota Pekanbaru diduga menyimpang.  Hal ini dikatakan Efialdi Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Jaringan Informasi Himpunan Rakyat ( LPKSM JIHAT ) Kota Pekanbaru kepada Media ini.  Bangunan yang terletak di pinggir Jalan Cempedak Wonorejo  Kec. Marpoyan Damai Kota Pekanbaru sejak dari awal mulai dari pekerjaan galian pondasi sekitar tanggal 19 Mei 2023 sampai sekarang 30 Mei 2023 tidak terlihat adanya papan nama kegiatan, begitu juga dengan gambar bestek.

Dikatakan Efialdi, Dalam setiap proyek konstruksi, gambar kerja merupakan hal wajib yang harus ada. Pasalnya, gambar kerja merupakan acuan yang digunakan untuk merealisasikan ide perancangan ke dalam wujud fisik. Itu semua yang terlibat dalam proses pembangunan harus mengerti gambar tersebut. setiap gambar kerja biasanya akan menyajikan dokumen pelaksanaan dalam bentuk gambar-gambar kerja dan tulisan spesifikasi dan syarat-syarat teknik pembangunan yang jelas, lengkap dan teratur, serta perhitungan kuantitas pekerjaan dan perkiraan biaya pelaksanaan pembangunan yang jelas, tepat, dan terpeinci. Dara-data tersebut akan membantu kontraktor dan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan fisik bangunan sesuai ide yang dirancang. Mulai dari awal sampai akhir.

Dengan bantuan gambar kerja yang detail dan akurat, kontraktor akan mudah merealisasikan bangunan dengan tepat tanpa harus diawasi terus oleh arsitek ataupun owner.

Ditambahkan Efialdi,

Proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah pelanggaran, karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan peraturan lainnya. Peraturan dimaksud yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Ketika Media ini coba untuk mendapatkan informasi di lapangan, memang belum tampak Plang Nama Proyek begitu juga dengan gambar bestek, ketika dicermati saat pekerjaan galian pondasi selesai sang tukang langsung memasang besi untuk pekerjaan sloof, untuk pekerjaan urugan pasir sepertinya tidak dikerjakan, ketika ditanyai salah seorang Tukang terkait keberadaan gambar, menurutnya gambar dibawa konsultan, ketika ditanya adakah copian atau fotonya, Tukang tersebut bilang sudah terhapus, sementara Kirno selaku PPTK ketika disampaikan informasi dilapangan tentang adanya pekerjaan yang tidak punya Plang Nama Proyek dan tidak ada gambar mengatakan terimakasih atas informasinya, namun hingga berita ini dimuat belum ada komentar. (Red).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: