Waspada..! Adanya Pungli Tenaga Kerja Kontrak dan Honorer

Waspada..! Adanya Pungli Tenaga Kerja Kontrak dan Honorer
Waspada..! Adanya Pungli Tenaga Kerja Kontrak dan Honorer

InvestigasiMabes.com | Surabaya -  Di era sulit mencari pekerjaan yang menjanjikan dan pekerjaan yang di idam idamkan banyak juga oknum oknum yang menyalahgunakannya.Terkait banyaknya laporan akan dugaan rekrutmen Abal Abal terkait pekerjaan ASN dan honorer.(29/5/23)

Saat salah satu apel dalam rangka kegiatan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima laporan dan bukti aksi pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengenai penerimaan Tenaga Non-ASN atau Tenaga Kontrak. Warga yang melaporkan pungli tersebut, membawa bukti berupa tangkap layar (screenshot) percakapan pesan singkat dengan oknum tersebut.Ia memastikan bahwa sanksi terberat sedang mengancam oknum tersebut dan tidak segan melakukan pelaporan ke ranah hukum. Sebab, tak tanggung-tanggung, untuk satu korban, oknum tersebut mematok biaya sebesar Rp 15 juta. Hingga saat ini baru diketahui ada tiga korban yang mengalami aksi pungli tersebut

“Lah kok ada oknum ASN meminta (uang) ketika (ada yang mau) masuk tenaga kontrak. Kalau yang baru saja memberikan bukti pungli ke saya ini (uangnya) belum dikembalikan. Yang melakukan pungli namanya kita tutup dulu, sambil kita jalan tapi saya akan masukkan pidananya, baru diumumkan. Sehingga mereka tahu bahwa kelakuannya tidak benar. Dia satu orang tapi membohongi orang banyak,” tulisnya.Lebih lanjut, Pemkot Surabaya telah menerima 100 lebih laporan tindakan pungli. Hanya saja, laporan melalui hotline atau Nomor WhatsApp Layanan Pengaduan Integritas Pemerintah Kota Surabaya 0811-311-5777 itu, tidak dibarengi dengan penyertaan bukti aksi pungli yang dilakukan.

“Kalau tidak percaya dengan camat, lurah atau Kepala PD, bisa langsung bertemu dengan saya sambil membawa bukti pungli. Sehingga saya tahu betul permasalahannya. Maka warga Surabaya jangan takut, segera laporkan jika melakukan tindakan pungli tersebut,” pungkasnya. (Team Ft2)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: