InvestigasiMabes.com| Bojonegoro - MPLS = Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru, merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA.(18/7/23)
Kegiatan MPLS menurutAbdul Fatah, S.Pd.M.,M.Pd. menyampaikan Di SMK Negeri Ngasem MPLS ini di isi oleh dengan berbagai kegiatan. Berikut 15 rekomendasi kegiatan MPLS 2023 yang menarik dan antimainstream:
1. Tur Keliling Sekolah
MPLS merupakan program pengenalan lingkungan sekolah. Para peserta didik baru bisa diajak berkeliling di setiap gedung sekolah agar siswa baru bisa melihat langsung situasi sekolah tempatnya belajar.
2. Pengenalan Guru dan Warga SekolahPara peserta didik baru tidak hanya sebatas tempat mereka akan belajar. Mereka juga mesti mengenal warga sekolah mulai dari kepala sekolah, wakil, dewan, guru, karyawan hingga penjaga sekolah.
3. Sosialisasi Tata Tertib dan Aturan Sekolah
Pada saat MPLS pihak sekolah juga wajib mensosialisasikan tata tertib dan aturan sekolah. Hal ini bertujuan agar para siswa mengerti batasan terkait aktivitas yang diperbolehkan maupun dilarang.
4. Pengenalan Visi Misi SekolahPara peserta didik baru pun dianjurkan untuk dikenalkan visi misi sekolah. Tujuannya tidak lain agar siswa baru bisa memahami tujuan dan kegiatan pembelajaran yang diadakan pihak sekolah.
5. Materi Kedisiplinan, Kepemimpinan, dan Kewirausahaan
MPLS tidak hanya sebatas mengenalkan lingkungan sekolah saja. Para peserta baru juga perlu diberikan materi terkait kedisiplinan, kepemimpinan dan kewirausahaan.
Hal ini sebagai proses pendewasaan siswa baru. Pihak sekolah juga bisa melibatkan instansi eksternal untuk mengisi materi tersebut, baik dari unsur Polri maupun TNI.
6. Pengenalan Kegiatan EkstrakurikulerPara peserta didik baru juga wajib mengetahui program ekstrakurikuler di sekolah. Pasalnya siswa tidak hanya bergelut pada mata pelajaran yang kelas saja.
Kegiatan ekstrakurikuler itu baik di bidang olahraga, seni dan budaya. Pengenalan ekstrakurikuler ini bisa dijelaskan langsung oleh pengurus OSIS.
7. Bakti dan Sosial (Baksos)
MPLS tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja. Peserta didik baru bisa melaksanakan kegiatan bakti dan sosial (baksos) di luar sekolah, misalnya peduli anak yatim atau kerja bakti membersihkan lingkungan.
8. Pameran SeniPengurus OSIS bersama pihak sekolah bisa menginisiasi kegiatan pameran seni sebagai rangkaian MPLS. Pameran seni ini bisa dengan memamerkan karya seni dari para siswa baru.
9. Lomba Desain Poster
Kegiatan lomba bagi siswa baru juga menarik untuk dilaksanakan untuk melatih daya saing peserta didik. Lomba desain poster menjadi salah satu alternatif yang bisa dilaksanakan.
10. Penanaman PohonKegiatan penamanan pohon mengajarkan peserta didik baru untuk mendukung program penghijauan di sekolah. Hal ini mengajarkan siswa baru untuk lebih peduli kepada lingkungan.
11. Teka-teki MPLS
Permainan juga dibutuhkan untuk peserta didik baru agar kegiatan MPLS tidak membosankan, misalnya lewat teka-teki MPLS. Cara ini untuk melatih daya pikir dan analisisi siswa baru dengan cara memecahkan teka-teki berdasarkan clue yang diberikan, baik berupa makanan, minuman, atau benda.
12. Ceramah AgamaKegiatan MPLS sebaiknya tetap diisi dengan materi-materi keagamaan. Pihak sekolah bisa mengundang tokoh agama untuk memberikan ceramah saat program pengenalan lingkungan sekolah berlangsung.
13. Permainan Tradisional
MPLS bertujuan untuk melatih kekompakan siswa baru. Cara ini bisa ditempuh dengan melaksanakan permainan tradisional yang melatih kerja sama antarsiswa, misalnya tarik tambang, bentengan, hingga bakiak.
14. Sesi Tanya JawabPeserta didik baru tidak hanya dibekali materi saat MPLS. Siswa baru sebaiknya diberi kesempatan mengetahui lebih dalam terkait lingkungan sekolahnya lewat sesi tanya jawab, baik kepada guru maupun kakak kelasnya sendiri.
15. Renungan dan Motivasi
Kegiatan MPLS kerap diakhiri dengan pemberian renungan dan motivasi kepada siswa baru. Para peserta didik baru diajak untuk mengevaluasi perjalanan pendidikan sebelumnya agar bisa termotivasi menyambut pendidikannya yang lebih tinggi.
Editor : Investigasi Mabes