InvestigasiMabes.com | Tulungagung - Musim masuk sekolah sudah di mulai banyak wali murid yang mendaftar anaknya le sekolah yang ia inginkan,namun banyak juga beberapa Walimurid yang menjerit terkait iuran beli seragam sekolah contoh nya di SMA Negeri 1 Kedungwaru Tulungagung.
Wali murid SMA Negeri 1 Kedungwaru, Tulungagung mengeluhkan mahalnya biaya pembelian seragam dan atribut siswa baru di sekolah. Salah seorang wali murid berinisial AGS mengatakan untuk memenuhi kebutuhan seragam dan atribut anaknya yang menginjak kelas X, ia harus membayar sebesar Rp 2.360.000.
Dengan rincian seperti kwitansi nota yang ada di gambar Walimurid menanyakan kok di gadang gadang malah.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan pihak sekolah dilarang mewajibkan murid untuk membeli seragam di sekolah. Ia menegaskan para siswa diberikan keleluasaan untuk membeli seragam di luar sekolah. Pihaknya mengaku langsung menindaklanjuti keluhan wali murid tersebut dengan menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Emil juga mewanti-wanti seluruh SMA/SMK negeri di Jawa Timur agar tidak memaksa wali murid membayar sumbangan. Sekolah tidak boleh mendiskriminasi siswa yang tidak memberikan sumbangan ke sekolah.(team red Ft2)
Editor : Investigasi Mabes