InvestigasiMabes.com| Kampar - Progres pekerjaan pembangunan Jembatan Desa Tanjung Berulak yang merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya di Kecamatan Kampar, diperkirakan masih berada di titik nol persen. Dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Kampar tahun 2023 senilai Rp. 11.026.743.000,00,.
Proyek ini telah memasuki sekitar tiga bulan dari 210 hari kerja tanpa ada perkembangan signifikan sampai Senin 28/08/2023.
Kontraktor pelaksana proyek jembatan tersebut CV. Robby Brother, kinerjanya yang dinilai sangat lambat.
Budi Hendra SE, Ketua LSM Penjara DPC Kampar, mengemukakan keprihatinannya terhadap kemajuan yang minim ini. Menurutnya, sejak diterbitkannya Surat Perintah Kerja (SPK), bobot pekerjaan yang telah dilakukan diperkirakan masih berada pada nol persen. Hingga saat ini, hanya jembatan kayu sederhana dari kelapa yang dijadikan landasan untuk alat berat yang akan digunakan.
Budi Hendra juga mengungkapkan bahwa material yang sudah ada di lapangan hanyalah kayu bulat dan besi untuk tiang penyangga tengah. Ia menyoroti bahwa kontraktor hanya melakukan pengerjaan struktur penghubung antara jalan dengan jembatan dan sekaligus sebagai penopang struktur atas jembatan serta sebagai struktur penahan tanah dibelakang kepala jembatan (abutment ) secara manual, padahal seharusnya dikerjakan menggunakan bor untuk efisiensi.
Hal tersebut mencerminkan ketidakmampuan kontraktor dalam pengerjaan jembatan tersebut dan meragukan kemampuan untuk menggerakkan progres pekerjaan itu,jelasnya.
Selain itu keamanan para pekerja juga menjadi perhatian serius, karena mereka tidak dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang memadai.tambahnya.
Dengan kondisi ini, Budi Hendra meragukan kemungkinan proyek ini selesai sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,karena keterlambatan yang terus berlanjut dan minimnya progres pekerjaan mengundang keprihatinan serta perbincangan luas di masyarakat setempat. Proyek ini pun masih menjadi sorotan utama LSM Penjara Kampar.tegasnya.
Konfirmasi dengan Kadis PUPR Kampar Afdal.ST.MT yang dikirim melalui pesan Whatsapp nya terkait minimnya Progress jembatan tersebut belum membalasnya.(Am).
Editor : Investigasi Mabes