InvestigasiMabes.com | Tulungagung - Banyak keluhan dari walimurid dan kepala sekolah, kepada LSM dan media terkait seragam yang tak kunjung ada titik temu dalam pembelian, jikau beli di sekolah menjadi permasalahan karena harga Mahal namun kwalitas bagus dan warna terkesan sama ,jika beli di luar dengan bahan dan di jaitkan lebih mahal kwalitas belum tentu bagus awet dari 3 tahun masa bersekolah.(7/9/23)Perihal ini , banyak dari media dan LSM mendapatkan keluhan di Karenakan setiap hari Senin ketika upacara bendahara masih belum seretak untuk seragam.
Menurut salah satu kepala sekolah sendiri "begini Lo kalo seragam tidak serentak dalam upacara hari Senin dan hari hari lainnya masih ada yang memakai baju SMP/Mts,"jelasnya."Ketakutan kita jika tetap seperti ini ada menjadi minder saat bersekolah,dan tidak fokus dalam menuntut ilmu karena tak keseragamannya,"tambahnya.
"Yang orang tuanya mampu beli seragam, menjahitkan seragam anak bisa memakainya,kalo belum bisa ya begini coraknya saat upacara,"ungkapnya.Adapun walimurid yang bertanggapan bahwasanya lebih enak beli seragam di koperasi sekolah dikarenakan bisa menyicil dan sudah lengkap dengan atribut nya.
"Sebenarnya dari pada beli bahan seperti ini lebih mudah beli seragam di sekolah di Karenakan bisa nyicil kwalitas bagus dan lebih tidak memberatkan walimurid,"terangnya."Jika beli di luar tak jarang pula warna tidak sama, hargapun kurang lebih sama dengan harga di koperasi sekolah, belum ongkos jahit dan atribut, saya kira makin mahal beli di luar koperasi sekolah"tambahnya.(team red FT2)
Editor : Investigasi Mabes