Galakkan Budaya Gotong Royong, Potret Masyarakat saat Memperbaiki Saluran Air Bersih

Galakkan Budaya Gotong Royong, Potret Masyarakat saat Memperbaiki Saluran Air Bersih
Galakkan Budaya Gotong Royong, Potret Masyarakat saat Memperbaiki Saluran Air Bersih

InvestigasiMabes.com l Murung Raya -- Tidak dapat ditampik semakin hari hiruk pikuk kehidupan baik di kota maupun di desa semakin hari disibukkan dengan berbagai aktifitas dalam memenuhi kebutuhan yang semakin tinggi.Jika kita tidak mampu bersaing dalam berinovasi untuk membangkitkan perekonomian individu maka bersiaplah untuk kalah dan hidup susah.

Namun ada hal mendasar yang selama ini telah mendarah daging di kalangan masyarakat Indonesia yang homogen, kita Indonesia memiliki budaya saling bahu membahu, saling peduli dan saling melengkapi dalam hidup bermasyarakat.Beberapa waktu yang lalu awak media InvestigasiMabes.com melintasi sebuah desa dibilangan Murung Raya Kalimantan Tengah. Terpantau masyarakat tengah melakukan Gotong royong memperbaiki saluran ait bersih di desa tersebut.

Tersiar kabar belakangan terkait rusaknya saluran air bersih ini diakibatkan oleh alat berat milik perusahaan tambang batubara yang kerap melintas di desa Osom Tombok, akecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.Saat ini warga belum mempermasalahkan penyebab rusaknya saluran air bersih mereka, ini terbukti dengan penuh kesadaran dan toleransi yang tinggi warga secara bersama memperbaiki saluran air tersebut.

Itulah indahnya Indonesia sebagai warga negara yang baik kami masih memiliki rasa hormat dan kepedulian yang tinggi untuk tetap berfikir positif dalam menyikapi segala persoalan yang timbul. Ungkap seorang warga disela kerja bakti.Kedes Osom Tompok kepada media ini mengatakan " Saaat ini kita masih memberi toleransi kepada perusahaan tambang, namun jika kejadian serupa terjadi kembali kita sudah sepakat bersama warga akan memportal jalan yang dilalui oleh kendaraan perusahaan batubara yang saat ini bisa dikatakan tidak bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas warga.

Sampai saat ini kendaraan PT. Borneo Prima masih lalu lalang dijalur ini, diharapkan kepada pihak perusahaan untuk bisa saling menjaga dan jika terjadi kerusakan fasilitas umum di diakibatkan oleh perusahaan untuk bisa bertanggung jawab memperbaiki kembali. Dan seharusnya mereka juga memberikan kontribusi kepada desa dengan menyalurkan dana CSR untuk kepentingan warga. Tutupnya. (Red). 

 

Editor : Investigasi Mabes
Tag: