InvestigasiMabes.com |Mandailing Natal - Marak nya pencurian sawit di daerah antara PT RMM dengan PT PSU lahan tersebut sampai sekarang belum di ketahui siapa Perusahaan yang memiliki,sehingga di namakan warga tanah yang tak bertuan,tetapi tanaman sawit nya memang tidak terurus
Padahal di sekitar lahan,ada dua perusahaan yang memiliki kebun lahan sawit PT RMM dengan PT PSU arah jalan hendak ke Simpang Bambu Kec,Natal
Aneh nya kedua perusahaan tidak pernah mengambil atau memanen lahan yang di duga tak bertuan itu,tetapi setiap sore tetap ada buah terkumpul di tepi jalan,tidak di ketahui siapa yang telah memanen sawit yang terkumpul
Dari keterangan warga yang sering melintas di lokasi sawit inisial TH (51) Sawit yang terkumpul tepat nya di pinggir jalan perusahan selalu tidak pernah siapa yang mengumpul tandan sawit nya,sehingga warga" mengatakan lokasinya lahan tersebut termasuk angker dan seram
Dari hasil investigasi awak media beberapa minggu yang lalu mendatangi lokasi lahan yang di anggap tak bertuan,terlihat ada beberapa tandan sawit yang terkumpul,tetapi yang mengumpul tidak di ketahui,sebab setiap menjelang sore saja sawit nya di lokasi yang di anggap angker itu terkumpul sekitar lebih kurang 400 Kg
Sampai sekarang warga yang ada di sekitar lahan yang di anggap tak bertuan dan angker tidak mengetahui siapa pemilik lahan nya ucap warga"
Dari dugaan jelas buah sawit yang di panen pasti ada orang yang sudah biasa di lahan nya, mungkin dugaan ada permainan di lahan yang di katakan tak bertuan dan angker bisa jadi untuk menghilangkan kecurigaan warga,makanya di bilang angker
Adapun dugaan lahan tersebut mungkin tidak sesuai dengan izin yang di keluarkan pemerintah sehingga tidak ada yang berani memanen buah sawit nya walaupun dari pihak perusahaan,tetapi ada saja orang yang tidak bertanggung jawab berani memanen sawit lahat tersebut (Tim)
Editor : Investigasi Mabes