Untuk Pembelian Mobiler Sekolah SDN 301 Trans Pangkalan Di Duga Di kutip Dari Orang Tua Murid

Untuk Pembelian Mobiler Sekolah SDN 301 Trans Pangkalan Di Duga Di kutip Dari Orang Tua Murid
Untuk Pembelian Mobiler Sekolah SDN 301 Trans Pangkalan Di Duga Di kutip Dari Orang Tua Murid

InvestigasiMabes.com |Lingga Bayu Madina- Masuk nya tahun ajaran baru untuk sekolah-sekolah di Mandailing Natal beberapa bulan yang lalu Setingkat SD dan SMP di kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal- Sumut- 

SDN 301Trans Pangkalan Kecamatan Lingga Bayu yang berada di Desa Pangkalan yang di kepalai oleh (S) membuat sebahagian orang tua murid kecewa di sebabkan anak dari orang tua murid yang baru masuk sekolah di bangku kelas satu tidak terima karena bangku dan meja sekolah tidak layak pakai

Karena orang tua dari murid sudah membayar uang untuk pembelian mobiler sesuai dengan arahan kepala sekolah kepada orang tua murid tanpa ada di ketahui komite sekolah 

Nilai Uang yang telah Disetor orang tua murid di duga sebesar Rp 150.000.00 per murid khusus murid kelas satu 

Keterangan dari beberapa orang tua murid kepada awak media,Uang yang telah di setor kepada pihak sekolah yang katanya untuk pembelian Meja dan Bangku Sekolah,sampai sekarang belum terealisasikan ke sekolah ucap'orang tua murid kelas satu 

Dari situlah orang tua murid merasa kecewa terhadap Kepala Sekolah (S) karena sudah hampir hitungan triwulan meja,bangku sekolah belum.terealisasi 

investigasi yang di dapat awak media Selasa 10/10/23 dilapangan,Komite Sekolah SDN 301 Sudah lama tidak ada,karena Komite terdahulu sudah lama mengundurkan diri,sampai sekarang komite sekolah SDN 301 di duga tidak ada dan belum ada di ganti 

Seharus nya pihak sekolah tidak bisa memberatkan orang tua dari murid apa lagi soal pembayaran,pembelian mobiler sekolah,karena sudang tertuang di Dana Bos karena,meja dan bangku sekolah termasuk Barang habis Pakai 

Apabila ada pihak dari sekolah mengadakan pengutipan atau untuk pembayaran di sekolah bagi murid apa lagi memberat kan orang tua murid itu sudah termasuk Pungutan Liar- PUNGLI- bisa juga dikatakan Korupsi menurut undang -undang peraturan Kemendikbud [Tim]

Editor : Investigasi Mabes
Tag: