InvestigasiMabes com|Pantai Barat Madina - Banyaknya tender proyek air bersih di beberapa kecamatan di pantai barat (MADINA) hampir semuanya diduga bermasalah di sebabkan pengerjaannya asal jadi seperti, penggalian pipa,dan kwualitas pipa yang nota bene pipa murahan, gampang pecah dan papan proyekpun tidak pernah terlihat setiap titik pembuatan Air Bersih.Seperti di Desa Lancat Kec.Lingga Bayu penanaman pipanya hanya kedalaman 5 Cm dan pipanya terlihat di biarkan begitu saja bentuk pipanya pun seperti pipa yang biasa
Desa Huta Raja Kec.Ranto Baek penanaman pipanya ada kedalaman 10 Cm ada 5 Cm dilihat dari kualitet pipanya,seperti pipa biasa mudah pecah apabila terinjak orangDiduga proyek air bersih untuk tahun 2023 anggaran yang dikucurkan pemerintah hampir mencapai 6 (miliar) tetapi sayang nya semua bahan bahan pipanya diduga tidak ada yang berkwualitas standar sehingga teridikasi bagi kontraktor dalam pengerjaan banyak sekali mengambil keuntungan sehingga bangunan air bersih,tidak akan lama bertahan dilihat dari kwualitas bahan bahan pipa tersebut
Diminta kepada pihak bersangkutan pemerintah kabupaten (MADINA) jangan tutup mata melihat pengerjaan proyek air bersih nya kalau dibiarkan sama juga merugikan uang negara disebabkan kwualitas yang tidak terjamin sehingga nanti nya masyarakat yang mengunakan air bersih tersebut tidak maksimal hanya bertahan sementara sajaDari pantawan awak media,dari tahun ketahun selalu ada proyek air bersih Desa Desa tetapi tidak ada yang maksimal sehingga Air Bersih yang telah ada tidak bisa digunakan masyarakat lagi, sehingga terjadi di tenderkan lagi ke Desa yang pernah mendapatkan Air Bersih di situlah terindikasi sangat merugikan negara ~[ilman]
Editor : Investigasi Mabes