InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Pekanbaru melakukan Giat membersihkan Rumah Dinas (Rumdin) Kejari Pekanbaru.
Dari pantauan Media Investigasi dilapangan terlihat sekitar 13 orang petugas kebersihan berpakaian Kaos hijau dan orange yang pada punggungnya bertuliskan DLHK Kota Pekanbaru dan 1 orang koordinator lapangan serta satu Unit Mobil Pick Up L300 berplat Merah ikut terparkir di halaman Rumah Dinas Kejari yang berada di Komplek Kejaksaan Tinggi Riau Jalan Dahlia Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru.
Dari kejauhan terlihat beberapa orang yang sedang bercerita serius memperhatikan petugas DLHK yang sedang membersihkan Rumah Dinas Kejari tersebut, ketika dihampiri Media Investigasi mereka merubah pandangan kearah lain, ketika diajak ngobrol-ngobrol orang-orang itu mulanya tidak mau memberikan penjelasan, namun ketika diminta pandangan mereka terkait apa yang mereka lihat itu, mereka tidak ingin identitasnya untuk dipublikasikan, namun mereka berpikiran apa sih kepentingannya kok Rumah Dinas Pejabat atau APH yang membersihkan Petugas Kebersihan dari Pemerintah Kota Pekanbaru, apakah mereka dibayar oleh Kejaksaan atau bagaimana, karena petugas itu dibiayai dari APBD, Katanya dengan heran, atau Pejabat DLHK nya ada masalah hukum dengan Kejaksaan cetusnya.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi belum berhasil dikonfirmasi Media Investigasi, Sementara Sekretaris DLHK Kota Pekanbaru Reza Pahlevi ketika dikonfirmasi melalui nomor WhatsAppnya terkait pembersihan pekarangan Rumah Dinas di komplek Kejaksaan Tinggi Riau oleh petugas dari DLHK Kota Pekanbaru, Apa kepentingannya dan Apakah itu dibayar atau gratis hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan.
Kasi Intelijen Kejari Pekanbaru Lasargi Marel, SH., MH ketika dikonfirmasi melalui nomor WhatsAppnya terkait pembersihan pekarangan Rumah Dinas Kejari oleh petugas kebersihan dari DLHK Kota Pekanbaru apakah ini permintaan dari bapak, dan apakah itu dibayar atau gratis, Kasi Intelijen Lasargi Marel malah balik bertanya kepada Media Investigasi, Dapat no saya dr mana? Dan sampai berita ini diunggah belum memberikan jawaban. (Ef)
Editor : Investigasi Mabes