Pembangunan Drainase Terkesan Asal Jadi

Pembangunan Drainase Terkesan Asal Jadi
Pembangunan Drainase Terkesan Asal Jadi

InvestigasiMabes.com  l Pekanbaru - Drainase merupakan sebuah konstruksi yang menjadi media untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain yang dinilai sangat penting untuk membantu proses pengaliran air seperti curah hujan, agar tidak terjadi genangan atau banjir.Tujuan dari pembuatan drainase adalah untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya serta dapat meminimalkan dampak negatif dari aliran limpasan serta mengurangi genangan yang dapat menjadi sarang nyamuk-nyamuk penyebab penyakit.

Namun sangat disayangkan, Drainase yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau Terkesan Asal Jadi.Pembangunan Drainase yang terletak di GG. Keluarga Kelurahan Tuah Karya 3 Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru dari pantauan Media Investigasi dilapangan terlihat ada 3 titik yang menghambat lajunya aliran air, yaitu adanya gorong-gorong yang tidak dibongkar oleh kontraktor, padahal posisi gorong-gorong itu berada ditengah saluran drainase, sehingga merusak pemandangan dan tidak berfungsinya drainase tersebut.

Dari papan nama proyek yang masih terpasang dilokasi terlihat tulisan Kegiatan Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman, PekerjaanPembangunan/Peningkatan Drainase Lingkungan Permukiman Kel. Tuah Karya 3 Kec. Tuahmadani Kota Pekanbaru dengan No. Kontrak :659/ PUPRPKPP/PKP/SPK-FISIK-PKU/1820 yang dikerjakan oleh Kontraktor CV. Khawla Sarana Teknik dengan Nilai Kontrak Rp. 170.379.000,00 dan Konsultan Pengawas CV. Althis Konsultan.

Ketua RT 01 RW 15 Gg. Keluarga bapak Dahlumri alias Ujang ketika dikonfirmasi Media Investigasi di rumahnya mengatakan bahwa ia sama sekali tidak mengetahui proyek itu siapa dan dari mana, namun setelah selesai baru dipasang Plang Nama Proyeknya.Awalnya memang ada Celeg yang datang untuk menawarkan pembangunan Drainase sekitar kurang lebih 100 meter, dan setelah terjadi pengukuran, dekat Rumah dan tanah yang kosong itu kami suruh untuk membongkar, dan kontraktor bilang dia nggak sanggup, dan kami bilang kalau nggak dibuka itu percuma saja pekerjaannya kata pak RT.

Kepala Bidang Perumahan Dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Provinsi Riau Khairul Rizal.ST,M.Si tidak berada di kantornya untuk dikonfirmasi, ketika dihubungi melalui nomor teleponnya selalu tidak aktif.Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Provinsi Riau Muh. Arief Setiawan, MT ketika dikirimkan pesan singkat melalui nomor WhatsAppnya hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban. (Ef)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: