Odimari Dalam Wilayah Abu-abu, Pemko Dikhawatirkan Kehilangan PAD

Odimari Dalam Wilayah Abu-abu, Pemko Dikhawatirkan Kehilangan PAD
Odimari Dalam Wilayah Abu-abu, Pemko Dikhawatirkan Kehilangan PAD

InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - Warga Perumahan Odimari merasa kebingungan akibat tempat permukiman mereka berada dalam wilayah Abu-abu atau perbatasan antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. 

Salah seorang warga yang tinggal di Perumahan Odimari ketika berbincang-bincang dengan Media Investigasi mengatakan bahwa kami ini merasa bingung dan heran, dulu waktu kami ingin mengambil rumah, setahu kami wilayah ini adalah kawasan Kota Pekanbaru, tau-tau begitu mau menandatangani Akad Kredit ternyata IMB nya masuk daerah wilayah Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, tapi kami disini semuanya KK punya Kota Pekanbaru, dan kalau untuk Pemilu 2024 nanti kami tidak bisa mendirikan TPS diperumahan Odimari ini, karena tidak mendapatkan izin, dan kami terpaksa menumpang di RW sebelah (RW. 25) Perumahan Pemprov Riau, padahal kami di RW.26 ini ada 4 RT, yaitu RT.1, 2, 3 dan 4. Kami tidak mengerti dimana masalahnya, kalau musim hujan seperti ini kami selalu dikelilingi oleh banjir, yang kami sayangkan ketika terjadi genangan air seperti kemaren itu, kami merasa tidak nyaman, ketika kami mau membenahi gorong-gorong diparit sebelah supaya aliran airnya lancar, mereka tidak memperbolehkan, begitu juga dengan pemerintahnya, tidak ada kepedulian terhadap kami, apakah masalah kesehatan dimana Petugas Puskesmasnya, kalau becek seperti ini apa yang dibangun oleh mereka, kalau ini jalan semenisasi yang membantu dari PUPRPKPP Provinsi Riau, kalau yang disamping itu dari Pemko Pekanbaru yang membuat semenisasinya ungkapnya.

Sementara Ketua RT.1 RW.26 Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru Surya kepada Media Investigasi di kediamannya, mengatakan bahwa kami ini tidak mempermasalahkan mau jadi Warga Kota Pekanbaru atau Warga Kabupaten Kampar, namun yang menjadi ganjalan bagi kami, apa sih kepedulian pemerintah itu kepada Warga atau Masyarakatnya, jika kami mau membenahi daerah ini selalu mendapat hambatan, seharusnya mereka mendukung dan memfasilitasi dan memperjuangkan pembangunan untuk daerah ini baik masalah kesehatan, jalan dan drainase, ini untung ada dapat bantuan Drainase dari Pemko Pekanbaru, kalau tidak kami selalu kebanjiran disini kata Surya mengakhiri pembicaraan. 

Lurah Sialang Munggu Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru Fitriani ketika dikonfirmasi melalui nomor WhatsAppnya, apakah perumahan Odimari RT.1, 2, 3, dan 4 RW.26 posisinya berada di Wilayah Kota Pekanbaru atau masuk kabupaten Kampar buk, hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban. 

Kepala Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Andra Maistar ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait Perumahan Odimari yang berbatasan dengan perumahan Bintungan apakah masuk Wilayah Kota Pekanbaru atau masuk kabupaten Kampar, menurut Andra Maistar itu masuk wilayah Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar sesuai dengan Permendagri No 18 tahun 2015 tentang Tapal Batas Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. 

Kepala Bappeda Kota Pekanbaru Alex Kurniawan ketika dikonfirmasi terkait Perumahan Odimari yang terletak di Jalan Cipta Karya Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tuahmadani Kota Pekanbaru yang dihuni oleh sekitar 240 KK yang berpotensi PAD nya masuk ke Kabupaten Kampar tidak mengetahui sama sekali. 

Sementara Ade Rinaldi Selaku Sekretaris Bappeda Kota Pekanbaru yang merupakan Adik dari Pj. Walikota Muflihun belum berhasil dikonfirmasi Media Investigasi. (Ef)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: