InvestigasiMabes.com |Batang Natal Madina - Pemasang instalasi & meteran ke Desa Banjarmalayu malayu di duga terlalu membebani masyarakat sebesar 2'7 juta ( Rp2700.000)Pada tahap satu pengaliran listirik Kedesa Banjarmalayu yang di usulkan Aliansi Masyarakat Madina Bersatu AMMB bekerja sama dengan PJ PLT kades Desa Banjarmalayu pada tahun 2022 bulan 11 Akhir tahun.
Saat di konfirmasi pimpinan ULP Natal Muhammad Faiz, berkantor di Muara Soma tak mau tahu,katanya dia tidak ikut bermain di lapangan.Jadi konfirmasi lagi lewat no washapp malam Rabu 22-11- 2023 tak ada balasanya.
Kami dari tim Aliasi Masyarakat Madina Bersatu (AMMB) mendesak pak gubernur, pak bupati, pak wakil kelau DPRD Sumatera Utara, ketua DPRD kab, madiana,agar di tinjau ke Desa banjar malayu apakah layak masyarakat membeli listrik tahap awal Rp, 2,700.000. perumah tangga, jadi masyarakat sedikit mengambil lampu listrik Rakyat merasa terbebani.
Okis Ridwan SPd.l sebagi putra Desa Banjarmalayu bekarja sama dengan tim aliansi masyarakat Madina bersatu, dan tokoh masyarakat, berharap pada pemerintah agar di tinjau kembali tarip membayarkan lampu listrik,masyarakat pembeli baru mau mendapatkan lampu listrik jadi terkendala.
Jangan lagi, masyarakat yang sudah lemah ekonominya di Bebankan,apalagi Masyarakat Desa Banjarmalayu,saya berharap kepada pemerintah kab, Madina di. Pertimbangkan lagi tandasnya
Bedasarkan Permen ESDM No 27 tahun 2017,Rujukan biaya pemasangan Listrik baru berdasarkan alat yang di gunakan:Biaya Pasang listrik 450 VA: Rp 421.000.
Pasang listrik 900VA:Rp 823.000Pasang listrik 1.300VA:Rp 1.218.000
Pasang listrik 2.200VA Rp 2.062.000Pasang listrik 3.500VA Rp 3.391.000 Sudah termasuk semua biaya Penyambungan,Jaminan langganan,dan pajak penerangan jalan
(Tim ilman)
Editor : Investigasi Mabes