Peningkatan Kesejahteraan Dokter Spesialis RSUD Bangkinang Melalui Sistem Single Salary

Peningkatan Kesejahteraan Dokter Spesialis RSUD Bangkinang Melalui Sistem Single Salary
Peningkatan Kesejahteraan Dokter Spesialis RSUD Bangkinang Melalui Sistem Single Salary

InvestigasiMabes.com | Kampar, - Penjabat Bupati Kampar H. Muhammad Firdaus, SE, MM memimpin rapat pembahasan mengenai penerapan Single Salary bagi Dokter Spesialis di RSUD Bangkinang. Rapat tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Kampar, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Asisten Bidang Administrasi Umum Azwan, Kepala BPKAD Kampar Edward,Khamis tanggal 30 November 2023. 

Dalam arahannya, Pj. Bupati Kampar menyampaikan bahwa penambahan Single Salary bagi Dokter Spesialis RSUD Bangkinang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah telah menyesuaikan anggaran di Kabupaten Kampar. Dia berharap peningkatan ini akan membawa perbaikan dalam pelayanan kesehatan RSUD Bangkinang. Proses peningkatan ini melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).ujarnya. 

Muhammad Firdaus berharap kenaikan Single Salary akan mendorong para dokter spesialis untuk meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan yang lebih baik, dan meningkatkan kedisiplinan, sehingga RSUD Bangkinang dapat memberikan layanan prima kepada masyarakat Kabupaten Kampar. 

Terkait sarana dan prasarana di RSUD, Bupati berkomitmen untuk mencari solusi dan memenuhi kebutuhan sesuai dengan anggaran yang tersedia. Dia menyebutkan bahwa kelanjutan pembangunan gedung inap akan menjadi prioritas. 

Seiring dengan penerapan sistem Single Salary, dokter spesialis di RSUD Bangkinang menghadapi perubahan, termasuk penghapusan tunjangan kinerja yang digantikan dengan total reward. Bupati menjelaskan bahwa sistem ini adalah kebijakan Pemerintah Pusat yang harus dijalankan. 

Plt.Direktur RSUD Bangkinang, Dr. Delfan Fikri, berharap kepada Pj. Bupati Kampar untuk memenuhi kebutuhan dokter dan perawat. Dia juga mengungkapkan upaya RSUD Bangkinang untuk meningkatkan status menjadi Tipe B dengan menambah jumlah kamar inap, termasuk melanjutkan pembangunan gedung tiga lantai dengan anggaran sekitar Rp 19 miliar.(Abd.Malik).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: