Ketua LSM GTI angkat bicara, tangkap mafia tanah di Minahasa Utara

Ketua LSM GTI angkat bicara, tangkap mafia tanah di Minahasa Utara
Ketua LSM GTI angkat bicara, tangkap mafia tanah di Minahasa Utara

InvestigasiMabes.com | Minahasa Utara - kamis 30 November 2023, lokasi kejadian pembongkaran lahan dari pihak keluarga Ance doodoh lokasi bertempat di Provinsi Sulawesi Utara,kabupaten Minahasa Utara kecamatan dimembe desa Laikit pada pukul 01:00 siang, 

 Dari pantauan awak dengan pihak keluarga Ance doodoh merasa tidak adil karena proses hukum masih berlanjut dan proses pengadilan masih berlanjut tapi proses eksekusi sdh d jalankan pada hari ini jam 09:00 pagi, dari pihak keluarga merasa keberatan dgn hal tersebut dan mempertanyakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,.

  

bapak Ance dan keluarga mengatakan bahwa sdh melaporkan ke pihak kepolisian 2 pelaku utama yg memang terlibat dalam masalah jual beli tanah tersebut dan berharap pihak kepolisian agar cepat menangani kasus ini karena sudah membuat kerugian bagi pihak keluarga 

 Ketua umum LSM-GTI Garda Timur Indonesia Fikri alkatiri angkat bicara terkait masalah ini saya meminta kepada pihak aparat hukum di Minahasa Utara untuk menangkap mafia tanah di wilayah minut ini karena sdh merugikan banyak pihak, beliau mengatakan Ini negara hukum, namanya hukum pasti di jalankan tapi tolong harus fleksibel kasih waktu untuk keluarga mediasi dgn pihak penggugat kasih waktu untuk hal itu, apalagi masalah tanah ini masih ada ikatan keluarga Ance doodoh dan Yane tuegah,..

  

Saya berharap dari pihak APH bisa membantu memediasikan hal tersebut jgn miring sebelah dengan kejadian ini kita bisa membuat sesuatu hal yg baik di mata masyarakat minut karena dari pihak keluarga sdh terbuka dan menunggu etikad baik dari pihak penggugat untuk bisa duduk dulu bersama sama untuk membicarakan hal ini jgn egois apalagi ini menyangkut tanah, cari solusi karena dari kedua belah pihak sudah sangat d rugikan biarlah ada solusi yang baik ke depannya sehingga hal ini jgn terulang lagi, tutupnya".(A.dml.)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: