InvestigasiMabes.com | Sultra - Brigadir Agus Hartono, Bhabinkamtibmas Kelurahan 19 November, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka provinsi Sulawesi Tenggara berhasil berinovasi dengan mengolah sampah plastik menjadi sebuah Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif jenis Solar.
Brigadir Agus Hartono menjelaskan bahwa inovasi yang ia lakukan itu berawal dari keresahannya melihat sampah yang berserakan di sekitar wilayah binaannya.
“Awalnya karena saya lihat banyak sampah yang berserakan apalagi ketika banjir yang diakibatkan karena sampah itu sendiri yang menumpuk di saluran air,” ungkap Brigadir Agus Hartono selasa (5/12/2023).
Atas permasalahan sampah ini, ia mencoba untuk mencari solusi terkait penanganan sampah-sampah plastik tersebut.
“Setelah mencari tahu terkait sampah plastik, ternyata sampah plastik mengandung bahan minyak. Sehingga saya berpikir kenapa tidak diolah kembali menjadi bentuk awalnya itu (minyak bumi),” jelasnya.
Setelah mempelajari terkait pirolisis sejak tahun 2016, pria kelahiran Kota Kendari tersebut kemudian beberapa kali melakukan percobaan dengan memanfaatkan sampah-sampah plastik di sekitar rumahnya.
“Setelah melewati banyak percobaan selama 1 tahun. Saat tahun 2017 kemudian mulai mendapatkan minyak mentah kayak lumpur dari hasil percobaannya. Kemudian saya coba bakar ternyata cepat terbakar,” jelasnya.
Brigadir Agus yang memiliki minat di bidang fisika dan kimia sejak masa sekolah itu terus bereksperimen guna memperoleh bahan bakar minyak yang lebih maksimal dari percobaannya itu.
“Saya coba terus. Di awal tahun 2018 saya sudah bisa memisahkan antara minyak bensin dan Solar itu,” katanya.
Setelah percobaannya berhasil, membuat Agus makin tertarik untuk terus menangani permasalahan sampah plastik di wilayahnya.
“Kemudian saya bertemu dengan mahasiswa pemerhati lingkungan yang sekarang dikenal dengan Nampah. Kami bekerja sama berupaya mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang tempat,” ujarnya.
Dari hasil eksperimennya, bahan bakar minyak tersebut telah dilakukan percobaan pada beberapa kendaraan dan mesin. Salah satunya pada sebuah mobil.(Andriawan polingay)
Editor : Investigasi Mabes