Tindakan Tegas, Dari Kacabdin Jombang Jika Ada Aduan Perihal Sekolah

Tindakan Tegas, Dari Kacabdin Jombang Jika Ada Aduan Perihal Sekolah
Tindakan Tegas, Dari Kacabdin Jombang Jika Ada Aduan Perihal Sekolah

InvestigasiMabes.com | Jombang - Perihal banyak keluhan dari wali murid bahkan sampai mengadakan aksi demo pada 2 pekan yang lalu kepala cabang dinas pendidikan Jombang memberikan pernyataan yang tegas untuk kepala sekolah di SMK/SMA agar jangan ada lagi laporan atau aduan perihal penahanan ijazah atau sumbangan yang mewajibkan/ memberatkan wali murid. 

Di ketahui pada dua pekan yang lalu puluhan wali murid mengadakan aksi Demo perihal banyak sumbangan yang di tentukan oleh komite sekolah bahkan ada pengancaman dalam pesan WhatsApp kepada siswa berbunyi jika tidak segera melunasi atau mencicil pembayaran akan tidak bisa ikut ujian semester. 

Hal itu sangat menarik emosi dari beberapa wali murid sehingga mengadakan demonstrasi di depan kantor cabang dinas pendidikan kabupaten Jombang. 

Menurut Fattah perwakilan dari masa, keluhan terutama datang saat mendekati ujian karena banyak yang mendapatkan pesan WhatsApp (WA) untuk diminta segera melunasi atau mengangsur biaya dan jika tidak dilakukan, mendapatkan ancaman tidak mendapat kartu ujian. 

“Ini muridnya pak. Harusnya mereka memberikan surat tertutup kepada orang tua, murid di intimidasi, ini salah, sudah salah,” tandas Fattah. 

Menurut Fattah jikapun ada sumbangan, silahkan saja asal tidak mengikat dan berapapun nilainya bisa dilakukan asal tidak mengikat dan memaksa. 

“Itupun bikin proposal, apa sumbangan bentuknya, tidak boleh mengikat dan ada laporan pertanggungjawaban,” tambah Fattah. 

FRMJ juga menyorot adanya dugaan penahanan ijazah oleh beberapa sekolah di Jombang. Pihaknya juga menerima laporan tersebut, bahkan ada penahanan ijazah yang sudah berlangsung tahunan. 

Saat disinggung lebih lanjut terkait sekolah mana saja yang melakukan penarikan sumbangan mengikat dan menahan ijazah siswa, Fattah enggan mengungkapkan. 

“Harus disapu habis praktek nakal pendidikan, jika tidak, APH harus turun,” ujar Fattah. 

Sementara itu, Kepala Cabdisdik Jatim Wilayah Jombang, Sri Hartati mengaku pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan pendemo. 

“Terimakasih atas laporannya, nanti akan kami tindaklanjuti. Silahkan jika ada keluhan dari wali murid disampaikan. Baik yang ijazahnya ditahan dan pungli lainnya,” kata Sri Hartati.(Ft2)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: