InvestigasiMabes.com | Sultra - Demo yang di gelar oleh ratusan pegawai Non ASN aparatur sipil Negara (ASN) RS jantung dan pembuluh darah oputa Yi koo di kantor badan kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (sultra) berakhir ricuh, senin 8/01/2024Kericuhan terjadi saat massa yang ingin menemui kepala BKD sultra untuk meminta kejelasan terkait SK mereka, namun di halau oleh satpol PP sultra.
Akibatnya kedua belah pihak pun saling dorong mendorong, bahkan beberapa orang pendemo yang sedang berorasi di atas mobil di tarik paksa oleh satpol PP, dan di pukul dan di injak injak oleh sejumlah satpol PP.Salah satu pendemo atas Nama, Winda lestari Mekuo, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan tindakan Arogan dari satpol PP sultra, pasalnya aksi damai mereka menuntut hak- hak yang di perjuangkan justru di susupi oleh oknum-oknum satpol PP sultra, pungkasnya
" Beberapa anggota kami di aniaya oleh oknum-oknum satpol PP sultra, padahal kami hanya ingin bertemu dengan kepala BKD sultra untuk meminta kejelasan terkait status kami, ujarnyaSaat ini massa telah membubarkan diri, karena di pukul mundur oleh satpol PP sultra, Namun meski begitu massa akan kembali berunjuk rasa dan akan menggelar unjukrasa yang lebih besar, sampai hak hak mereka terpenuhi.
(Andriawan polingay)
Editor : Investigasi Mabes