Pelaksanaan Program PSR di Kecamatan Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Diduga Tidak Sesuai Peruntukannya

Pelaksanaan Program PSR di Kecamatan Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Diduga Tidak Sesuai Peruntukannya
Pelaksanaan Program PSR di Kecamatan Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Diduga Tidak Sesuai Peruntukannya

Investigasimabes.com l Sumut -- Pelaksanaan Program PSR yang dilaksanakan di Kecamatan Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara tidak sesuai peruntukannya.Seharusnya Peremajaan sawit rakyat ( PSR) adalah program untuk membantu petani sawit untuk memperbaharui kebun dengan bibit yang unggul serta berkualitas, mengurangi resiko adanya pembukaan lahan illegal ( penggunaan lahan area perhutanan).

Pantauan langsung media Minggu, 4/2/2024 bahwa tidak ada tanda kalau dilokasi kebun kelompok tani Maju bersama sejahtera yang dipimpin oleh Zainal Siregar itu dilaksanakan kegiatan replanting.Yang ada hanyalah pembukaan lahan.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya membenarkan hal tersebut.Kelompok tani Maju bersama sejahtera ini sudah membuka lahan sejak tahun 2019.

" Tidak ada disitu kegiatan peremajaan kalau yang saya dengar, lahan yang akan dibuka itu kira" 200 Ha dengan biaya lebih Rp 1 Milyar " ungkapnya kepada media via handphone seluler Minggu, 4/2/2024.Terpisah, Julhadi Siregar ketua Petani Sawit Muara Batangtoru ( PSMB) yang sangat memahami permasalahan tersebut, juga menjelaskan bahwa Peremajaan sawit rakyat ( PSR) di rancang untuk membantu pekebun meremajakan sawitnya bukan membuka lahan tegas Julhadi kepada media Minggu, 4/2/2024 via handphone seluler.

Untuk mendapatkan keterangan yang berimbang, media mencoba mengkonfirmasi ketua kelompok tani Maju bersama sejahtera Zainal Siregar via hand phone selular Senin 5/2/2024.Zainal mengatakan bahwa progres kerjanya sudah diatas 50% dari total 200 Ha.

"Saya akui terlambat karena kendala banjir" ungkap Zainal.Namun jika memang sudah 50% pantauan media tidak ada pohon sawit yang berdiri lagi.

(Tim).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: