InvestigasiMabes.com | Maluku Utara - Selasa, 6 Februari : Kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat selama dua hari di Maluku Utara mempunyai agenda utama yaitu launching TNI AD Manunggal Air di Desa Tapeleo Batu Dua Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah. Yang didampingi langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, PSC.,M.Tr.(Han) pendampingan dengan serangkaian kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang didampingi oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak di wilayah Ternate, Maluku Utara, Senin (5/2/2024). Pelaksanaan kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat selama dua hari dengan agenda utama yaitu launching TNI AD Manunggal Air di Desa Tapeleo Batu Dua Kec. Patani Utara, Kab Halmahera Tengah.Dalam kunjungan tersebut, Kasad juga didampingi oleh Aster Kasad beserta Istri, Aslog Kasad beserta Istri dan Kadispenad. Kedatangan Kasad beserta rombongan di Bandara Sultan Baabullah, Ternate disambut langsung oleh Pangkostrad, Pangdam XVI/Ptm beserta Istri, Pj. Gubernur beserta Ketua Tim Penggerak PKK Prov Malut, Forkopimda Prov Malut dan Danrem 152/Baabullah beserta Istri dengan Tarian Soya Soya dan Pengalungan Selendang serta pemberian Hand Bouquet. Penjemputan dengan Tarian Tradisional Soya Soya merupakan tarian tradisional masyarakat di Maluku Utara yang memang dipercaya telah ada sejak masa Kesultanan Ternate oleh Sultan Baabullah yang maknanya pantang mundur dan juga dapat dimaknakan sebagai penjemputan
Rangkaian kunjungan tersebut diawali oleh Kasad beserta rombongan yang juga berkesempatan mengunjungi Kedaton Kesultanan Ternate dengan Penganugerahan Gelar Kesultanan Ternate kepada Kasad oleh Sultan Ternate Hidayat M Syah, S.IP., M.AP sebagai Sultan Ternate Ke-49.
Gelar yang diterima Kasad adalah " Kapita Ahi Besi Malamo" yang bermakna Panglima Ahi Besi Angkatan Darat Besar. Dengan harapan bahwa gelar ini Bapak KASAD dapat menjadi pemimpin yang besar dengan karakter yang sangat kuat sehinga dapat mangawal dan menjaga bangsa dan Negara ini.Sebagaimana biasa sebelum penerimaan gelar adat tersebut maka terlebih dahulu dilaksanakan Tradisi adat yakni Joko Kaha. Yang merupakan bentuk penghormatan kepada tamu yang datang atau berkunjung ke Ternate terutama pemimpin-pemimpin negara atau kerajaan.
KASAD menyampaikan merasa mendapat kehormatan dari Bapak Sultan untuk mendapatkan gelar kehormatan sebagai kapita perang terkuat. Ini menjadi suatu kehormatan, kebanggaan buat saya untuk intens lagi berkomunikasi dengan Sultan khususnya dan masyarakat Kota Ternate. Mudah-mudahan kita nanti mempunyai program-program untuk sama-sama menjaga keutuhan NKRI dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," InvestigasiMabes.com (Erick)
Editor : Investigasi Mabes