InvestigasiMabes.com l Saumlaki -- Penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam ruang kelas, Sekolah SMP Negeri 4 Desa Watmuri, Kecamatan Nirunmas-Kabupaten Kepulauan Tanimbar-Provinsi Maluku pada Jumat 1/03/2024 pukul 07.58.witAdapun identitas mayat tersebut;
- Nama : Adam Bembuain- TTL : Watmuri, 25 Mei 1988
- Umur : 33 Tahun- Jenis Kelamin : Laki-Laki
- Agama : Kristen Protestan- Pekerjaan : Guru Honorer
- Alamat : Desa Watmuri.Menurut keterangan dalah satu saksi, yang juga bagian dari guru di sekolah tersebut, bahwa pada hari kamis tanggal 29 februari 2024, sekitar pukul 15.30.wit, korban bersama beberapa rekan guru sedang mengkonsumsi ALKOHOL jenis SOPI sebanyak 2 (dua) botol di teras Sekolah.
Lanjut keterangan saksi, sekitar pukul 22.40.wit, saksi kembali ke sekolah bertujuan mengecek para guru yang sedang bekerja menyusun soal-soal ujian sekolah dan pada saat itu saksi mendapati korban sedang tertidur di salah satu ruangan kelas, sehingga saksi mendekati korban guna membagunkan korban untuk makan, tetapi korban hanya menjawab iya dan setelah itu korban tidur kembali.Selanjutnya, pada hari Jumat, tanggal 1 Maret 2024, sekitar pukul 07.58. Wit, pagi-pagi saksi bergegas ke sekolah dan setibanya di sekolah saksi masi melihat korban masih saja tertidur, sehingga saksi mendatangi korban dan membangunkan tetapi saksi kaget, korban suda dalam keadaan kaku sehingga saksi langsung memberitahukan hal tersebut kepada para guru lainnya.
Setelah para guru mengetahui korban telah meninggal dunia,maka pihak sekolah langsung melaporkan penemuan tersebut ke pihak Pemerintah Desa dan pihak Polsek Kecamatan Nirunmas, dan pihak Kepolisian segera menindak lanjuti perihal tersebut.Sangat diharapkan kepada Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Piterson Rangkoratat SH, agar sesegerah mungkin memanggil Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Nirunmas, agar menindak tegas yang bersangkutan karena berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa Kepala Sekolah tersebut membelikan minuman ber alkohol jenis sopi dan mengkonsumsi bersama korban, para guru lainnya.
(IM.TIM)
Editor : Investigasi Mabes