Sosialisasi Pengamanan Obvitnas PT Pertamina Hulu Mahakam bersama SKK Migas dan Mabes TNI- AL

Sosialisasi Pengamanan Obvitnas PT Pertamina Hulu Mahakam bersama SKK Migas dan Mabes TNI- AL
Sosialisasi Pengamanan Obvitnas PT Pertamina Hulu Mahakam bersama SKK Migas dan Mabes TNI- AL

InvestigasiMabes.com |Muarajawa - Rabu 06/03/24 telah berlangsung kegiatan sosialisasi pengamanan obvitnas PT PHM bersama SKK migas dan mabes TNI AL di Aula kecamatan Muara jawa kabupaten Kutai Kartanegara dan di hadiri oleh SKK migas, mabes TNI AL jakarta ,lanal balikpapan, TNI AL muara pegah, Koramil, kapolsek, staff kecamatan, kepala kelurahan semuara jawa, kepala RT, dan para tokoh tokoh masyarakat dari berbagai kalangan semuara jawa. 

Kegiatan sosialisasi ini di selenggarakan sebagai bentuk upaya untuk mengantisipasi dan meminimalisir tingkat kriminal serta menanggulangi isu penyalahgunaan pemakaian narkoba khusususnya di wilayah kerja perusahaan PHM dan wilayah kerja perusahaan lain pada umumnya yang ada di muara jawa, untuk itu perlu masyarakat dilibatkan untuk ikut serta membantu pihak aparat dalam mengamankan Obvitnas dan penanggulangan pengguna obat obat terlarang. 

Dengan adanya sosialisasi ini merupakan Fungsi untuk memberikan wawasan, kesadaran pengamanan obvitnas bagi masyarakat pada umumnya.Kegiatan sosialisasi ini di selenggarakan juga berfungsi agar dapat menjaga kelangsungan masa depan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

 PT Pertamina hulu Mahakam adalah sebagian dari objek vital nasional ( obvitnas) yang di tentukan oleh pemerintah bahwa PHM merupakan objek vital nasional dalam peraturan menteri ESDM nomor 48 tahun 2018.

Ada berapa profil dari Pt. Pertamina hulu mahakam yang di sebut sebagai obvitnas yakni di Handil ada HCA dan CPA di anggana ada SPU, CPU dan NPU, di Samboja ada bekapai, peciko dan Sps Semua itu adalah objek vital nasional. Dari keseluruhan itu juga merupakan tanggung jawab dan peran serta masyarakat untuk menjaga keamanan area operasi PHM yang didukung oleh stakeholder dari TNI AL, TNI- Ad dan juga Polri. Ada pun larangan larangan yang di prioritaskan bagi para nelayan agar tidak melakukan aktivitas di sekitar wilayah platform itu demi untuk keselamatan pada nelayan itu sendiri, ditakutkan adanya gas bocor yang dapat menyebabkan kerugian baik untuk nelayan itu sendiri maupun pada orang lain dan tentunya berdampak pada perusahaan dan negara, karena phm merupakan perusahaan BUMN yang artinya PHM adalah perusahaan milik negara. 

Aset yang di miliki pertamina hulu mahakam adalah milik negara bukan milik perorangan. Segala yang di hasilkan dari Migas 33% menjadi pendapatan negara yang pertama dari pajak dan yang kedua dari migas. 

Pertambangan migas sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk kelancaran pertambangan hulu migas. 

“Kami dari TNI AL sebagian dari pengamanan objek vital nasional, objek vital nasional ada kaitanya kemaslahatan umat, Kami dari TNI AL,TNI AD, dan polri tidak mampu untuk mengamankan objek vital nasional tanpa adanya bantuan dari masyarakat.” Ucap kolonel viktor siagiah (sopsal) 

Selanjutnya Lettu laut nur fazerri susanto mengungkapkan “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintahan mau pun aparat setempat untuk bersama sama menjaga Obvitnas dan tentunya setiap yang hadir di acara ini di harapkan agar dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar pengamanan objek bital dapat di lakukan, serta segala bentuk pengguna narkoba dapat di tanggulangi secara bersama sama. narkoba ini adalah penyakit masyarakat yang sangat besar sekali pengaruhnya terhadap Obvitnas.Indonesia saat ini darurat narkoba penduduknya, 33 jt jiwa penduduk indonesia sudah menggunakan narkoba dari usia 10 tahun sampai 50 tahun. Dan tentu dampak atau Efek yang di timbulkan dari pemakai narkoba dari kalangan ekonomi ke bawah akan berdampak bagi obvitnas di sektor keamanan seperti pencurian barang barang milik perusahaan PHM mau pun milik perusahaan lain. Untuk itu sekali lagi

Keamanan Obvitnas adalah merupakan tanggung jawab kita bersama”. 

Mail & ikhsan

Editor : Investigasi Mabes
Tag: