InvestigasiMabes.com | Kudus - Banjir yang melumpuhkan jalan nasional Kudus-Purwodadi beberapa hari terakhir, kini juga menggenangi jalan menuju Demak dengan ketinggian air hingga mencapai 70 centimeter.
Sejumlah motor pun mogok, sementara lalu lintas dari Semarang ke Surabaya via Jalur Pantura hanya bisa diakses melewati Jepara, penumpukan kendaraan pun terjadi sepanjang jalan di ruas Pantura.
Genangan banjir di persimpangan Tanjung Karang kurang lebih sejauh 2 kilometer tersebut, membuat sejumlah warga memanfaatkan jasa angkut kendaraan barang bak terbuka.
KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Noor Alifi mengimbau seluruh pengguna jalan yang melewati jalan Kudus-Grobogan harap bersabar dan berhati-hati, mengingat genangan air sampai saat ini masih cukup dalam.
“Jadi tidak ada jalur alternatif lain, masyarakat yang melintas menggunakan sepeda motor harap berhati-hati meski bisa dilintasi tetapi tetap membahayakan,” ujar Iptu Noor Alifi saat mengatur lalu lintas di persimpangan Tanjung Karang, Kamis (21/3/2024).
"Kini terdapat sejumlah titik genangan air yang perlu diwaspadai, baik dari arah Surabaya ke Semarang maupun sebaliknya, harapan saya masyarakat pengguna jalan tetap bersabar. Pastikan kendaraannya laik dan baik dipergunakan. Fokus di perjalanan, utamakan keselamatan dari pada kecepatan,” ujarnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Satlantas Polres Kudus masih berupaya mengatur lalu lintas keluar Kudus.
(Arif M).
Editor : Investigasi Mabes