InvestigasiMabes.com | Saumlaki - Merasa kehilangan karena ditinggal oleh sosok panutan membuat duka bagi mereka yang ditinggalkan meski rasa itu harus ditepis dengan iman kepercayaan akan Sang Khalik.
Segenap civitas akademika Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) merasa kehilangan sosok panutan seorang tokoh agama yang sederhana dan selalu memberikan dukungan moril.
Rektor UNLESA Ferly A. Sairmaly, SE., M.Si saat ditemui awak media ini di area kampus menyatakan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Wakil Uskup Pulau-Pulau Tanimbar dan Maluku Barat Daya Alm. RD. Jan Oratmangun, PR.
"Kami UNLESA merasa sangat kehilangan sosok yang selalu memberikan dukungan moril kepada kami dan kami memiliki kenangan yang indah bersama beliau. Pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal, 2 Mei 2023, Bapak Wakil Uskup sangat antusias menerima undangan dari kami untuk datang ke Kampus UNLESA, dan saat berada di kampus beliau sampaikan bahwa beliau sangat bangga dengan keberadaan UNLESA sebagai Universitas pertama milik anak-anak Tanimbar sendiri, dan keberadaan UNLESA sangat membantu anak-anak Tanimbar dalam mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Sehingga dengan keadaan ekonomi masyarakat yang kurang atau lemah, anak-anak Tanimbar masih bisa kuliah dan tidak perlu pergi jauh-jauh", kenang Sairmaly dengan mata berkaca-kaca.
"Pastor Jan Oratmangun sosok yang sangat sederhana dan kharismatik, bagi kami beliau tidak hanya sebagai seorang Tokoh Agama tapi juga sebagai seorang Kakak yang baik yang selalu dengan setia memberikan nasihat dan semangat bagi kami untuk terus berkarya bagi masyarakat di Kepulauan Tanimbar ini. Pada Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2024 mendatang, kami sudah mengagendakan untuk kembali mengundang beliau untuk datang ke kampus UNLESA, namun apa hendak dikata, Tuhan Berkehendak lain dan kami harus menerima kenyataan ini bahwa Kehendak Tuhan Baik adanya", tambah Sairmaly menahan kesedihannya. (IM.125).
Editor : Investigasi Mabes