InvestigasiMabes.com | parigi - PemDes Pelawa Baru dalam hal menunjang kualitas pelayanan dan pelaksanaan. Pemerintahan menyelenggarakan Bimbingan Teknis untuk seluruh Perangkat Desa (Kasi Kaur/kadus dan BPD). Pelatihan di laksanakan selama 2 hari yaitu Sejak tanggal 01 sampai 02 mei 2024. Kegiatan di selenggarakan di Kantor Desa Pelawa Baru Kec.Parigi Tengah Kab.Parigi Moutong.
Melalui Berbagai Bimbingan Teknis, Dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas yang di berikan dinas terkait PMD dalam hal ini sebagai Pemateri bimbingan Verry Achmad Rifai,SE ,selaku Staf Teknis bidang Penataan,Evaluasi Perkembangan Desa,dan Kelurahan Desa. dan juga menerangkan langsung pada tim investigasimabes.com "saya berharap dengan adanya pelatihan ini bisa dapat membantu pengembangan kapasitas perangkat dan juga agar terjalinnya kerja sama aparatur desa serta dapat terhindar dari kesalahpahan dan konflik yang ada di desa.dan juga Bimbingan Pelatihan ini seperti bimtek atau pelatihan pelatihan lainnya yang akan membuat para kaur saya menjadi paham tupoksi". ungkapnya
Sekdes pelawa baru Iwan, memaparkan bahwa Besarnya kucuran dana desa setiap tahunnya, untuk membiayai pemerintahan, pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa, membutuhkan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni terutama dalam memanfaatkan dan mengelolanya, agar tujuan dan sasaran anggaran tersebut tepat.
Kepala Desa Pelawa Baru. Sarfan, mengaku juga sangat bersyukur atas berjalannya kegiatan ini,yang memang di tahun tahun sebulumnya tidak pernah di buat. Dan juga dengan diberikannya bimbingan dan pelatihan perangkat desa. Karna memang bimbingan semacam ini harusnya di lakukan setiap tahun agar, semakin meningkatnya kualitas dan kinerja kerja setiap aparatrur dan optimalnya pelayanan di segala bidangnya masing masing. terutama untuk membantu kepala desa menata dan membangun wilayahnya dengan memanfaatkan anggaran desa, sehingga program dan kebijakan baik pemerintahan maupun soal pembangunan,yang nantinya akan berjalan sudah sesuai dengan aturan-aturan yang telah di tetapakan .”ujarnya. (TIM)
Editor : Investigasi Mabes