InvestigasiMabes.com l Prabumulih -- Salah satu Direktur Rumah Potong Hewan dan juga penjual sapi kurban Kota Prabumulih , Ahmad Riza Diswan mengungkapkan, sapi kurban yang dijual di Kota Prabumulih , Sumatera Selatan ada beberapa jenis, sapi lokal, Limosin, dan sapi Bali .Hingga sepekan jelang Idul Adha 1445 H menurut Ahmad Riza Diswan , sudah lebih dari 50 ekor sapi kurban dengan harga rata-rata 21 juta rupiah miliknya terjual . Yang menurutnya, sapi-sapi tersebut, sebagian besar berasal dari Provinsi Lampung .
Akan tetapi ada juga sapi dengan harga 50 juta dengan berat timbangan 690 Kg ,danHarga 80 juta dengan berat timbangan 933 Kg atau hampir 1 ton .
Dia memastikan, semua sapi yang dijual dalam kondisi sehat. “Sapi yang masuk sudah dilakukan pemeriksaan, dilengkapi dengan barcode yang ada di telinga. Jika kita scan itu barcode akan terbaca berat sapi, terus umur terus asal sapi,” ungkap Ahmad Riza Diswan , Minggu (16/6/2024).Dia pun meyakinkan masyarakat, agar tidak ragu memotong hewan kurbannya di RPH. Pasalnya, sudah ada berbagai fasilias halal yang dibuktikan dengan sertifikasi halal.
“Kami juga dibekali dengan para pemotong yang memang sudah terakreditasi dan Profesional yang memang ahli di bidang pemotongan hewan,” lanjut Ahmad Riza Diswan .Diketahui juga bahwa Ahmad Riza Diswan atau yang akrab disapa wan H. Samiri atau ARD ini adalah Anggota DPRD terpilih masa bakti 2024-2029 dari Partai Persatuan Pembangunan kota Prabumulih dan juga ketua PC AMK (Angkatan Muda Ka'bah) PPP Prabumulih Sumatera Selatan.
Salah satu nya Bos Firman Prabu (33) tahun, Bos ikan giling di kota Palembang dan Prabumulih Sumatera Selatan ini mengaku memilih membeli sapi kurban di Bpk. Ahmad Riza Diswan hampir setiap tahunnya . untuk tahun ini dia membeli sapi kurban dengan bobot 690 Kg dengan harga 50 juta rupiah .Dan Bapak Tono (Ari arca) juga membeli sapi kurban yang berat timbangannya hampir 1 ton yaitu 933 Kg dengan harga 80 juta rupiah .
“Sapi di sini juga ada pemeriksaan kesehatannya, jadi tidak perlu khawatir,” katanya.Sementara itu, Ahmad Riza Diswan mengungkapkan, dirinya telah menjual lebih dari 50 ekor sapi sejak 1 bulan terakhir. Sapi yang paling banyak peminatnya adalah jenis sapi lokal , limousin dan sapi Bali.
“Kalau bos-bos yang berduit paling suka beli sapi limousin karena besar dan unik. Kalau yang lainnya biasanya sapi Bali banyak juga yang suka,” ungkap ARD .“Sapi-sapi ini, sebelum dijual sudah diperiksa oleh tim kesehatan hewan. Sapi-sapi juga rutin dicek kesehatan seperti disuntik vitamin. Jadi tidak sembarangan membeli sapi lain di luar daerah. Karena sapi-sapi ini kepunyaan kita sendiri yang sengaja diternakkan atau di kembang biakan di Provinsi lampung, ,” tukas ARD *(vic/@di)
Editor : Investigasi Mabes