Masyarakat Batu Merah Damer MBD Minta Menhub RI Bagun Pelabuhan Laut

Masyarakat Batu Merah Damer MBD Minta Menhub RI Bagun Pelabuhan Laut
Masyarakat Batu Merah Damer MBD Minta Menhub RI Bagun Pelabuhan Laut

InvestigasiMabes.com | Saumlaki -  Kabupaten Maluku Barat Daya Provinsi Maluku merupakan daerah kepulauan di antaranya Luang, Dai, Wetang, Damer di Bebar, Kemudian pulau Wetar. Yang jadi prioritas oleh pemerintah sehingga masuk rencana strategis Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Kepelabuhanan agar kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah Pulau-pulau kecil bisa tertangani dengan baik oleh pemerintah pusat karena mereka juga merupakan warga negara Indonesia. 

Sementara tu kondisi pelabuhan laut di beberapa kecamatan seperti Dawelor, dan Dawera di kabupaten itu rata-rata mengalami kerusakan yang sangat berat dan tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah, sangat miris karena keadaan riil ini membuat masyarakat di negeri berjuluk Bumi Kalwedo itu seolah terisolasi dan termarjinalkan di alam Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang menghampiri usia dekade ke-8. 

Maka sangat diperlukan adanya penambahan pelabuhan laut bagi masyarakat yang berada di wilayah Pulau-pulau kecil yang terisolasi demi kepentingan peningkatan taraf hidup masyarakat dan masyarakat pun dapat dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan hidup keluarganya terutama pada bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan yang sering kali diabaikan oleh pemerintah. 

"Minimnya sarana prasarana pelabuhan laut yang ada di pulau Damer mengakibatkan kapal sabuk Nusantara 87, 71 hanya bisa berlabuh dan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca", tutur Dolfris Neununy intelektual muda daerah itu yang kini berprofesi sebagai akademisi Universitas Lelemuku Saumlaki. 

"Terkadang juga kapal sulit untuk berlabuh karena cuaca buruk sehingga harus masyarakat turun di pelabuhan yang jaraknya sangat jauh dari desa-desa, belum juga keterbatasan keuangan yang dimiliki masyarakat. Hal ini benar-benar terasa sangat sulit bagi masyarakat terutama masyarakat Desa Batu Merah Kecamatan Damer, maka dibutuhkan perhatian serius Pemerintah Pusat dalam hal ini Bapak Presiden Prabowo Subianto", tambah Neununy kepada awak media ini di Saumlaki, Selasa, 29/10/2024. 

Akademisi muda Universitas Lelemuku Saumlaki asal Bumi Kalwedo itu berharap adanya respon positif dari Pemerintah Pusat terhadap penderitaan rakyat sebagaimana yang telah dideskripsikannya. (IM. Tim).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: