Proyek Pembangunan Jalan Rabat Beton di Nagari Lubuk Alai Dipertanyakan, Warga Pertanyakan Kualitas dan Transparansi

Proyek Pembangunan Jalan Rabat Beton di Nagari Lubuk Alai Dipertanyakan, Warga Pertanyakan Kualitas dan Transparansi
Proyek Pembangunan Jalan Rabat Beton di Nagari Lubuk Alai Dipertanyakan, Warga Pertanyakan Kualitas dan Transparansi

InvestigasiMabes.com | Nagari Lubuk Alai, 2 November 2024 – Proyek pembangunan jalan rabat beton yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai anggaran sebesar Rp 54.800.000, kini menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya, hasil pekerjaan yang diharapkan tidak sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan, dan terdapat indikasi pelaksanaan yang kurang transparan. Proyek ini dikerjakan oleh CV Patobas Hatapan Jaya dengan pengawasan dari petugas PU bernama Eki dan Yuli, yang juga pemilik CV tersebut. 

Menurut informasi yang dihimpun, proyek ini sebelumnya telah dinyatakan selesai oleh pihak CV dan disaksikan oleh Sekretaris Nagari Lubuk Alai, Yogi, serta Ibu Yona selaku Jorong Alai Baru. Namun, seminggu setelah pekerjaan dinyatakan selesai, CV tersebut menambahkan panjang jalan rabat beton sebesar 10 meter lagi, dengan alasan adanya kekurangan ukuran pada pekerjaan awal. Anehnya, pekerjaan tambahan tersebut dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen, sehingga menimbulkan keraguan warga akan kualitasnya.

Warga juga mempertanyakan tidak adanya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten pada pekerjaan tambahan tersebut. Proyek ini bahkan tidak memiliki plang informasi anggaran dan volume pekerjaan, sehingga masyarakat merasa hak mereka atas transparansi informasi diabaikan. 

“Kami sebagai masyarakat kecil merasa tidak dihargai dan dipermainkan. Bagaimana mungkin proyek sebesar ini tidak memiliki plang anggaran dan volume pekerjaan? Kami hanya ingin keadilan dan transparansi,” ungkap salah satu warga setempat. 

Kritik ini mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap proyek yang dianggap kurang transparan dan tidak sesuai dengan standar yang diharapkan. Dinas PU dan pihak terkait diharapkan memberikan klarifikasi resmi mengenai pelaksanaan proyek ini agar masyarakat memperoleh kepastian dan kepercayaan yang lebih baik terhadap kualitas infrastruktur di Nagari Lubuk Alai. (Red) 

 

Editor : Investigasi Mabes
Tag: