InvestihgasiMabes.com | Surakarta – Ketum majelis adat kerajaan nusantara ( MAKN) yang juga ketum paguyuban kawulo kraton Surakarta ( Pakoso ) Kanjeng Pangeran Haryo DR. Eddy S. Wirabumi, SH.MM menyampaikan apresiasi kepada PSHT Banyuwangi dalam Pertemuan Bersama Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon beliau juga menjabat Ketua Cabang Khusus Karaton Surakarta sekaligus Pembina Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Kanjeng Pangeran Haryo DR. Eddy S. Wirabumi, SH.MM, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian PSHT Banyuwangi yang memiliki lebih dari 12.000 anggota aktif dalam melestarikan budaya dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan penting bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang menegaskan bahwa kebudayaan merupakan pilar utama pembangunan bangsa.
Dalam amanatnya, Fadli Zon menegaskan bahwa pembentukan Kementerian Kebudayaan adalah langkah konkret yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan kebudayaan sebagai arus utama pembangunan nasional, sesuai dengan amanat Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945.
"Kebudayaan adalah fondasi utama identitas bangsa. PSHT memiliki peran strategis dalam menjaga warisan budaya serta memperkuat karakter bangsa di tengah dinamika globalisasi," ujar Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI.
Kanjeng Pangeran Haryo DR. Eddy S. Wirabumi, SH.MM, menyatakan kebanggaannya atas kiprah PSHT Banyuwangi yang terus memperkokoh tradisi luhur dan persaudaraan sejati. Ia berharap kolaborasi antara organisasi budaya dan pemerintah akan semakin kuat, menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan utama pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan jumlah anggota aktif yang signifikan, PSHT Banyuwangi menjadi contoh konkret pelestarian seni bela diri tradisional yang membangun ketahanan budaya di tingkat lokal dan nasional. Pertemuan ini menandai sinergi penting antara PSHT dan Kementerian Kebudayaan dalam memperjuangkan kebangkitan budaya sebagai fondasi masa depan Indonesia. ( Red )
Editor : Investigasi Mabes