Kisah Menakjubkan di Balik Suara-suara Film Animasi Jumbo: Dari Prince Poetiray hingga Cinta Laura

Kisah Menakjubkan di Balik Suara-suara Film Animasi Jumbo: Dari Prince Poetiray hingga Cinta Laura
Kisah Menakjubkan di Balik Suara-suara Film Animasi Jumbo: Dari Prince Poetiray hingga Cinta Laura

JAKARTA, laksamana.id - Di sela-sela kesibukan rilisnya film bioskop bergenre drama sampai horor di Tanah Air, Jumbo hadir sebagai film animasi.

Meskipun tidak ada pertarungan akting antara para pemain secara langsung, proses dubbing atau memberikan suara untuk karakter masih terjadi dengan cara yang menarik.

Prince Poetiray merupakan pengisi suara untuk karakter utama Don.

Pengisi suara untuk peran-peran orang dewasa adalah Bunga Citra Lestari (BCL), Ariel Noah, serta Cinta Laura.

Perhatikan kisah mereka seputar proses memberi suara bagi karakter dalam animasi yang ada di film "Jumbo" saat acara konferensi pers di bioskop XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2025.

1. Prince Poetiray

Prins Poetirayang yang berumur 11 tahun menyatakan bahwa dia sangat menyerupai Don.

Dimulai dengan karakteristik serta asal-usunya.

Aku kan sebenernya nggak terlalu mirip dengan Don ya? Malahan sangat mirip. Baik dari segi karakter, Don memang selalu percaya diri dan tidak pernah berhenti mencoba, sama kayak aku. Jadi yaudah kita tunjukin aja kepedean ini," ujar Prince sambil mengundang tawa dari para tamu yang hadir.

Hobby Don dan Prince juga sama, yaitu bernyanyi.

"Tetapi ada satu hal yang membuatku sangat menyerupai Don. Tubuhku sungguh besar dan gemuk, jadi memang kami cukup serupa," ungkap Prince.

2. Bunga Citra Lestari (BCL)

Melakukan voice acting untuk peran Ibu Don, BCL—sekaligus ibu bagi seorang anak laki-lakinya dalam kehidupannya sendiri—mendapatkan banyak pembelajaran berharga dari kesempatan ini.

"Begitu saya menyaksikan film ini sebagai seorang ibu, ternyata dapat dilihat bahwa setiap anak memiliki jalannya masing-masing dalam kehidupan," ungkap BCL.

"Tetapi bagaimanapun juga, apapun yang disampaikan oleh orang tuanya, rasa cinta mereka akan tetap terpatri dalam dirinya," lanjut sang bunda tunggal tersebut.

BCL berharap agar orang tua dan anak dapat saling menghormati waktu berkualitas yang dimiliki serta memberikan cinta dengan penuh kebaikan.

3. Ariel NOAH

Ariel berpendapat bahwa memberikan suara untuk film animasi merupakan sebuah tantangan.

Tetapi apa yang paling menantang untuknya adalah menghasilkan ekspresi saat berbicara, walaupun dia telah mendapatkan pelajaran sebelum merekam suaranya.

"Karena tidak ingin hanya berbicara saja. Namun, ingin merasakan emosi juga. Terutama saat bagian akhir," jelas Ariel.

"Aku merindukan momen emosi saat perpisahan. Di sana aku banyak belajar, karena kita mulai dengan memberi suara terlebih dahulu sebelum membuat animasi (bentuknya)," jelas Ariel kembali.

4. Cinta Laura

Pada awal cerita, disebutkan bahwa Cinta Laura memiliki latar belakang etnis Belanda.

Di sinilah dia memberikan suara untuk ibu Meri, yang merupakan teman Don, dan terdapat dialog yang memaksanya menggunakan bahasa tersebut.

Namun pada akhirnya latar belakang karakter tersebut diubah menjadi keturunan Jerman karena Cinta tidak dapat berbicara dalam bahasa Belanda.

"Terakhir dari Visinema, mereka putuskan begitu saja karena Cinta bisa berbahasa Jerman, jadi pakai bahasa Jerman," kata aktris yang memiliki latar belakang campuran Jerman dari pihak ayahnya.

Cinta berharap jika Jumbo jika ditampilkan di Jerman, maka dialognya akan terdengar lancar sesuai seharusnya.

Jumbo Akan ditampilkan di bioskop saat Idulfitri tahun 2025 dan dapat dinikmati oleh seluruh kelompok umur.

Editor : Investigasi Mabes
Tag: