KPK Raup Data dari Kantor Mantan Pejabatnya: Temuan Mengejutkan

KPK Raup Data dari Kantor Mantan Pejabatnya: Temuan Mengejutkan
KPK Raup Data dari Kantor Mantan Pejabatnya: Temuan Mengejutkan

InvestigasiMB.com, JAKARTA - Spokesperson for the Corruption Eradication Commission (KPK), Tessa Mahardhika Sugiarto, stated that investigators from her organization confiscated several documents during their search of the law firm Visi Law Office premises.

"Dokumen serta barang bukti elektronik," demikian kata Tessa ketika dihubungi. Antara di Jakarta, Kamis.

Sekarang lalu, tim investigasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Visi Law Office dalam rangka penyelidikan perkara yang diduga melibatkan tindakan pidana pencucian uang (TPPU), dimana salah satu tersangkanya adalah mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

"Ya, berkaitan dengan surat perintah penyidikan kasus pencucian uang tersangka SYL," jelas Tessa ketika dihubungi. Antara dari Jakarta, Rabu (19/3), guna memverifikasi berita tersebut.

Tessa juga menyebutkan bahwa saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsu atau pencucian uang di Kementerian Pertanian, Rasamala Aritonang, ikut hadir ketika penyelidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Visi Law Office.

Kantor Visi Law Office adalah lokasi di mana bekerja Rasamala, sebelumnya karyawan KPK Febri Diansyah, serta pengacara Donal Fariz.

Mengenai langkah selanjutnya dari KPK setelah melakukan penggeledahan di kantor tersebut, Tessa menyatakan bahwa institusinya akan terus menerusakan proses penyidikan kasus yang ditangani.

Di luar penggeledahan di kantor Visi Law Office, penyidik KPK telah menetapkan untuk mendengar kesaksian dari Rasamala Aritonang pada hari Rabu (19/3).

Menurutnya, tes itu berlangsung di gedung bernama Gedung Merah Putih KPK, yang terletak di Jalan Kuningan Persada Nomor Kav 4, Jakarta Selatan.

Mantan kepala bagian perencanaan regulasi dan produk hukum di biro hukum KPK itu sebelumnya ditanya KPK dan menghadiri pemanggilan berkaitan dengan tuduhan kasus tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh SYL pada tanggal 2 Oktober 2023.

Rasamala sebelumnya pernah berperan sebagai pengacara yang menemani Kementerian Pertanian, termasuk SYL, saat kasus dugaan tindak pidana korupsinya masih dalam tahap penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: