InvestigasiMabes.com | Lampung Selatan - Berdasarkan informasi yang di rangkum oleh awak media ini, beberapa sumber kelompok tani yang ada di kecamatan palas kabupaten Lampung Selatan keluhkan,bahwa pihak UPT pertanian atas nama (S)sebagai kordinator penyuluh(Korluh) BPP palas terkesan mainkan kelompok tani.
Pasalnya, petani yang bukan anggota kelompok dan tidak mempunyai SK justru dapat mengirimkan ke pihak Bulog, padahal seharusnya melalui kelompok tani terlebih dahulu yang di SK kan pengurus kelompok tani)yang mana sudah menjadi aturan.ucap sumber.minggu 4 Mey 2025.
Selain itu, petani yang bukan anggota kelompok justru menjadi mitra Bulog, padahal seharusnya kelompok manapun yang menjadi mitra Bulog Gapoktan harus mengetahui, supaya apabila suatu saat di tanyakan oleh pihak Bulog soal keanggotaan kelompok, Gapoktan dapat menjawabnya, anggota kelompoknya atau bukan.
Lebih lanjut ia memaparkan'Yang lebih miris lagi Gapoktan Desa Palas Pasemah banyak yang tidak mengetahui.
Sementara itu,Di Desa lain Gapoktannya berjalan dengan tertib, bukan malah sebaliknya kacau seperti ini.jejasnya.
Tak hanya itu,Soal bantuan,kami selalu di mintai data titik koordinat,Namun sampai sa'at ini bantuan itu tak kunjung datang dan informasinyapun tidak jelas.
Bahkan pihak UPT pertanian Palas pernah menjanjikan bantuan berupa mesin Diesel,mesin bor, Normalisasi tanggul yang mana data sudah kami lengkapi,Namun sampai saat ini bungkam tanpa kejelasan,begitu juga dengan jalan usaha tani yang sudah kami ajukan yang selama ini kami tunggu-tunggu justru di minta oleh pihak BPP untuk di batalkan, Dengan alasan kuota sudah tidak ada lagi.
Selain itu, Bantuan pasca banjir beberapa bulan yang lalupun tidak terealisasi di anggota kelompok tani, walaupun secara administrasi pendata'an sudah lengkap.
Jadi kami para petani Desa Palas Pasemah kecamatan palas merasa di permainkan dan kecewa terhadap (S) Yang mana beliaulah yang menjadi kordinatornya.tegasnya.(SH).
Editor : Redaktur