Diduga Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Pule Dikerjakan Asal Jadi, Oleh CV NAKULA Disinyalir Indikasi Korupsi

Diduga Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Pule Dikerjakan Asal Jadi, Oleh CV NAKULA Disinyalir Indikasi Korupsi
Diduga Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Pule Dikerjakan Asal Jadi, Oleh CV NAKULA Disinyalir Indikasi Korupsi

InvestigasiMabes.com | Jepara – Proyek pembangunan jalan usaha tani (JUT) sumber dari APBD Kabupaten Jepara nilai sebesar Rp 190.000.000 tahun 2024 di Desa Pule, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, diduga dikerjakan asal jadi oleh CV Nakula. Hasil temuan rabat beton yang dikerjakan th 2024' terlihat pecah dan rusak ' menurut informasi dari Nara sumber yg kami mintai klarifikasi ' salah satu dari pemerintah desa pule, Kecamatan Mayong , Kabupaten Jepara menyebut ' jika bangunan jUT' rabat beton' sudah mengalami kerusakan," Rabu (24/9/2025)

Sejak masih dalam tahap pengerjaan dan pihak Pemerintah Desa Pule sudah pernah menegur ' pihak pelaksana selaku CV NAKULA ' tapi cuma di tambal dan itu tidak maksimal ' ucap salah satu' pemerintah Desa Pule' disinyalir indikasi korupsi, Karna ditemukan prasasti yg tidak' menyebutkan PxLx T dan juga volume.

Kerusakan itu terungkap setelah laporan warga ditindaklanjuti oleh tim awak media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melakukan monitoring ke lokasi pada Selasa, 16 September 2025. Di lapangan mereka menemukan cor beton yang sudah pecah dan ditambal sulam dan ini sangat disayangkan.

Berdasarkan prasasti proyek, pekerjaan rabat beton jalan usaha tani (JUT) tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp190 juta.

Perangkat desa Pule yang ditemui menjelaskan bahwa proyek yang dikerjakan CV Nakula, memang mengalami kerusakan seperti pecah dan berlobang, ketika masih, dalam tahap perawatan ' ucap perangkat desa Pule yang kami mintai klarifikasi ' di bale desa Pule, kecamatan Mayong , kabupaten Jepara.

Selanjutnya kami sudah adukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, ber temu langsung dg Kadis ' selaku dari dinas berkata segera meninjau lokasi dan memerintahkan pihak pelaksana memperbaiki,” ujarnya.

Sampe saat ini kami belum mendapatkan informasi dan juga klarifikasi dari pihak CV NAKULA' selaku yang mengerjakan / pun dari dinas terkait ' .....kami sebagai kontrol sosial di masyarakat tentunya agar hal ini benar , diperhatikan , baik dari pemerintah daerah dan juga pihak, yg terkait , agar fungsi dan kwalitas jalan benar" di utamakan agar masyarakat bisa menikmati jalan yang seharusnya bisa di pergunakan ' untuk mengangkut hasil bumi.

Harapan kami meminta Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara. agar lebih ketat lagi dalam pengawasan terkait mutu , kwalitas yang sudah di tetapkan dalam spek perencana anggaran pekerjaan .

Perangkat desa pule menegaskan, tidak ada unsur dari pihak desa yang terlibat dalam pekerjaan proyek tersebut, kecuali hanya sebatas memantau lokasi. Dan juga pemberitahuan selanjutnya itu kita kembalikan lagi ke' pihak Dinas terkait dan juga pemerintah daerah kabupaten Jepara .

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor pelaksana agar proyek perbaikan dilakukan sesuai standar. “Ini penting supaya kualitas pembangunan terjaga dan tidak membahayakan pengguna jalan,” pungkas perangkat desa," pewarta Badi.

Editor : Redaktur
Sumber : Team