InvestigasiMabes.com | Jepara – 19 November 2025. Proyek pembangunan drainase yang diduga paket dikerjakan oleh PT Akbar Jaya Kontruksi di Desa Sowanlor, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, diduga menyebabkan kerusakan pipa air PAM dan memicu keluhan warga. Sudah lima hari pipa mengalami kerusakan, namun belum ada perbaikan dari pihak pelaksana proyek.
Kerusakan pipa PAM diduga terjadi akibat aktivitas galian drainase di wilayah RW 02. Dampaknya, aliran air bersih macet total ke rumah-rumah warga, terutama di RT 3, 6, 7, Warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari karena pasokan tidak mengalir sama sekali.
Seorang warga bernama Ibu Sholikah menyampaikan keluhannya,
“Sudah lima hari air tidak mengalir. Kami sudah mengadu ke perangkat desa, tapi belum ada perbaikan. Kami hanya ingin pipa diperbaiki supaya bisa memakai air untuk kebutuhan sehari-hari.”
Proyek drainase ini dikerjakan oleh PT Akbar Jaya Kontruksi, dengan Direktur Firtasari Lira O.
Konsultan pengawas adalah CV Barokah Jaya Konstruksi, sementara pengawasan lapangan dilakukan oleh Ir. Yudi Triyoga.
Kepala Desa Sowanlor, Muh. Hidayanto, membenarkan adanya laporan warga dan mengaku telah meminta pihak kontraktor untuk bertanggung jawab.
“Saya sudah minta pelaksana bertanggung jawab. Harapan kami pipa PAM segera diperbaiki agar warga tidak terus mengeluh,” ujarnya.
Ia juga menduga petugas PAM belum turun ke lokasi karena kesibukan teknis.
Kerusakan pipa terjadi di area proyek drainase RW 02 Desa Sowanlor. Adapun proyek drainase ini meliputi wilayah Kecamatan Kedung.
Proyek dimulai 10 Oktober 2025 dan dijadwalkan rampung pada 27 Desember 2025.
Kerusakan pipa sendiri telah terjadi selama lima hari berturut-turut hingga Rabu, 19 November 2025.
Kerusakan diduga kuat akibat alat galian proyek yang mengenai jalur pipa PAM. Warga telah menyampaikan keluhan kepada ketua RT, RW, hingga kepala desa, namun perbaikan belum dilakukan oleh pihak pelaksana proyek.
Masyarakat berharap pihak kontraktor segera memperbaiki kerusakan agar pekerjaan drainase tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.
Warga meminta PT Akbar Jaya Kontruksi, pengawas lapangan, serta konsultan proyek untuk segera bertindak memperbaiki kerusakan. Mereka juga mendesak Dinas PUPR Jepara turun tangan memastikan pekerjaan sesuai prosedur dan tidak merugikan masyarakat.
Reporter : Badi
Editor : RedakturSumber : Team