Cegah Krisis Air di Sekolah, Pramuka SMKN 2 Tulungagung Turun Tangan Bersihkan Bak Penampung

Cegah Krisis Air di Sekolah, Pramuka SMKN 2 Tulungagung Turun Tangan Bersihkan Bak Penampung
Cegah Krisis Air di Sekolah, Pramuka SMKN 2 Tulungagung Turun Tangan Bersihkan Bak Penampung

InvestigasiMabes.com | Tulungagung —Kesadaran lingkungan di kalangan pelajar kembali mendapat sorotan positif. Pada Jumat, 21 November 2025, PRASKADUTA SMK Negeri 2 Tulungagung melaksanakan Challenge 2: Jaga Setetes Air dalam rangkaian kegiatan Salam Aksi Iklim hari ke-12. Fokus kegiatan tertuju pada salah satu fasilitas vital sekolah yang sering luput dari perhatian: bak kamar mandi sebagai sumber penampungan air bersih.

Sebanyak 20 anggota Pramuka diterjunkan langsung untuk melakukan pembersihan dan pemeliharaan bak penampung air yang menjadi kebutuhan harian ratusan siswa dan guru. Dengan perlengkapan kebersihan lengkap, mereka bergerak sistematis memastikan kualitas air tetap layak dan bebas dari endapan yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Kegiatan ini tidak berhenti pada kerja fisik semata. Pesannya jelas: kualitas air tidak hanya bergantung pada sumber alam, tetapi juga pada kepedulian manusia dalam menjaganya.

Dokumentasi lapangan menangkap kesungguhan para peserta—gerakan kuas, percikan air, hingga detail kerak yang dibersihkan satu per satu, menggambarkan bahwa isu lingkungan tidak boleh dianggap sepele, terutama di ruang-ruang kecil yang berdampak besar pada kesehatan komunitas sekolah.

Dwi, salah satu anggota Pramuka yang terlibat langsung, menyampaikan harapan agar aksi ini membuka kesadaran lebih luas.

“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab setiap individu, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga demi lingkungan dan generasi setelah kita,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali makna upaya kecil yang mereka lakukan:

“Ini bagian dari komitmen kami menjaga setetes air di bumi. Jangan biarkan air sebagai anugerah Tuhan tercemar oleh kelalaian kita.”

Aksi yang tampak sederhana ini memiliki dampak penting. Di tengah isu perubahan iklim dan meningkatnya ancaman krisis air bersih, kegiatan PRASKADUTA SMK Negeri 2 Tulungagung menjadi bukti bahwa langkah kecil dapat menjadi fondasi kesadaran kolektif. Perubahan tidak selalu dimulai dari kebijakan besar—kadang dimulai dari satu bak air yang kembali jernih.

Setetes air mungkin terlihat kecil,

namun hari ini, setetes itu dijaga dengan tanggung jawab.

Editor : Redaktur
Sumber : Team