Investigasimabes.com | Musi Banyuasin — Sebuah video yang memperlihatkan aksi joget dan sawer uang diduga dilakukan oleh seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) viral di sejumlah platform media sosial. Peristiwa tersebut disebut-sebut terjadi usai pelantikan pejabat oleh Bupati Muba, H. M. Toha, SH, pada Rabu (31/12/2025).
Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan bersama beberapa koleganya tengah bernyanyi dan berjoget di sebuah ruangan karaoke, sembari menyawer uang yang diduga dikeluarkan dari amplop berwarna cokelat. Aksi tersebut menuai beragam reaksi publik dan menjadi sorotan warganet.
Berdasarkan hasil penelusuran awak media, lokasi kejadian diduga berada di salah satu ruangan karaoke khusus di Hotel Papilun, Kota Sekayu. Tempat tersebut diketahui telah dipesan sebelumnya. Setelah mengikuti prosesi pelantikan, oknum yang disebut bernama Anggraini, SKM, bersama sejumlah rekan diduga langsung menuju lokasi tersebut.
Belum diketahui secara pasti siapa pihak yang merekam dan menyebarluaskan video tersebut hingga akhirnya viral di media sosial. Namun, peristiwa itu memicu perhatian publik karena diduga melibatkan pejabat yang baru saja dilantik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muba, Ir. H. Pathi Riduan, SE, ATD, IPP, MM, menyatakan pihaknya akan mengambil langkah klarifikasi.
“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi terkait video yang beredar. Jika terbukti benar, tentu akan ada sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Pathi saat ditemui awak media di halaman Kantor Pemkab Muba.
Pathi juga menjelaskan bahwa Anggraini, SKM, sebelumnya menjabat sebagai Pengelola Pelayanan dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam pelantikan tersebut, yang bersangkutan baru saja dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Kantor Kecamatan Batanghari Leko.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih menunggu hasil klarifikasi resmi untuk memastikan kebenaran peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut. (Red).
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita