Supir tambang Bandel Lewat Jalan Desa, Pemdes Sudan Rencanakan Tutup Jalan Dengan Portal

Supir tambang Bandel Lewat Jalan Desa, Pemdes Sudan Rencanakan Tutup Jalan Dengan Portal
Supir tambang Bandel Lewat Jalan Desa, Pemdes Sudan Rencanakan Tutup Jalan Dengan Portal

InvestigasiMabes.com | Rembang - Tekanan dari warga desa sudan yang terdampak polusi udara imbas lalu lalangnya kendaraan pengangkut matrial tambang mendapat respon dari pemerintah desa, kamis (12/02/2026)

Sebagai respon terhadap keluhan warganya. pemdes sudan dengan menghadirkan instansi berbagai pihak mendiskusikan rencana pendirian portal jalan.

Hadir dalam rapat diskusi diantaranya. Ada dari pihak kepolisian yaitu Kapolsek Kragan, perwakilan dinas DPU Taru, Danramil Kragan, Dinas perhubungan, kepala desa sudan serta BPD Sudan.

Saat diskusi. Perwakilan dari pihak penambang diwakili saudara imam. Ia menyampaikan selalu ingin keadaan kondusif. Namun himbauan dari penambang ke sopir selalu saja membandel tetap melintas di jalan kampung.

Dengan rencana pendirian portal. Ia menyetujui rencana tersebut. Namun pembangunan portal harus berkekuatan hukum. Bilamana ada oknum oknum yang sengaja merusak portal bisa dijerat dengan hukum, Ungkapnya.

Namun harus ada dispensasi. Apabila ada kerusakan armada dijalan alternatif tambang. Bisakah desa memberikan ijin untuk melintas disaat melakukan perbaikan armada.

Sementara Perwakilan dari DPU Taru, Nugroho menyampaikan, bahwa jalan poros desa sudan terjan merupakan jalan aset Pemkab, sehingga jalan tersebut merupakan jalan umum, sehingga siapa saja boleh melewati.

Namun perlu diperhatikan jalan tersebut masuk kelas 3, bilamana beban muatan tak sesuai dengan kelas jalan, maka pihak tambang harus membangun jalan alternatif sampai ketemu jalan raya yang masuk kriteria beban muatan armada tambang.

Sementara Dishub kepala bidang lalulintas, Rahmad, merekomendasikan agar dipasangkan papan pengumuman dipintu masuk desa. Kendaraan tambang dilarang masuk. Apabila dilanggar maka kendaraan akan dikenai sangsi.

Dari semua Rencana penutupan jalan. Ternyata mendapat protes dari salah satu perwakilan supir tambang. Ia lebih suka lewat jalan kampung, meskipun harus bayar portal, sebab jalan alternatif yang telah dibuat dianggapnya belum layak dilewati. Ia menceritakan, selama melewati jalan alternatif yang dibuat tambang. Pernah mengalami patah as sampai tiga kali.

Dari rapat ini. Di sepakati bersama dari peserta rapat yang hadir. Memutuskan bahwa truk tambang dilarang lewat jalan poros Sudan terjan.

Apabila jalan alternatif belum layak untuk dilewati maka pihak penambang diberi tenggat waktu untuk segera memperbaiki jalan alternatif.

Sbr m./syfdn

Editor : Redaktur
Sumber : Team