Investigasimabes.com l Muba — Kebakaran kembali terjadi di lokasi pengeboran minyak ilegal di kawasan Cobra 1, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Insiden tersebut diduga berasal dari aktivitas sumur bor minyak ilegal yang berada di area konsesi PT HGU Hindoli. Ledakan yang terjadi dilaporkan lebih besar dibandingkan peristiwa serupa sebelumnya, sehingga menambah daftar panjang kecelakaan dalam praktik pengeboran minyak ilegal di wilayah tersebut.
Kobaran api yang membumbung tinggi dari lokasi kejadian sempat memicu kepanikan warga sekitar. Selain berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, peristiwa ini juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampak lingkungan dan kemungkinan terjadinya kebakaran lanjutan.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan bahwa api diduga berasal dari percikan mesin penyedot minyak yang sedang beroperasi.
“Api muncul dari percikan mesin saat proses penyedotan berlangsung dan dengan cepat membesar,” ujarnya.
Menurutnya, insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja. Ia menegaskan bahwa meskipun aktivitas pengeboran tersebut bersifat ilegal, risiko tinggi yang ditimbulkan tetap harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas sumur minyak ilegal di Kecamatan Keluang. Ia menyebut bahwa kejadian serupa telah berulang kali terjadi tanpa adanya tindakan tegas yang mampu menghentikan praktik tersebut.
“Ini bukan pertama kali terjadi. Kejadian serupa sudah berulang, namun aktivitasnya masih terus berjalan. Kami menduga ada pembiaran,” katanya.
Peristiwa ini kembali memicu sorotan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum dalam menangani aktivitas ilegal tersebut. Hingga kini, kasus kebakaran sebelumnya belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal pengungkapan pelaku maupun penindakan hukum.
Kapolsek Keluang, AKP Moga Gumilang, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, juga belum menyampaikan pernyataan resmi terkait insiden terbaru ini.
Berulangnya kejadian kebakaran di lokasi sumur minyak ilegal ini menegaskan perlunya langkah penanganan yang lebih tegas dan komprehensif dari aparat penegak hukum serta instansi terkait. Tanpa upaya serius dan berkelanjutan, risiko korban jiwa, kerusakan lingkungan, serta kerugian negara diperkirakan akan terus meningkat. (Red).
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita