Enam Pramusaji Diduga Tinggalkan Tempat Kerja Tanpa Kabar, Kasus Dilaporkan ke Polres

Enam Pramusaji Diduga Tinggalkan Tempat Kerja Tanpa Kabar, Kasus Dilaporkan ke Polres
Enam Pramusaji Diduga Tinggalkan Tempat Kerja Tanpa Kabar, Kasus Dilaporkan ke Polres

InvestigasiMabes.com l Tanimbar -- Sebanyak enam orang pramusaji yang bekerja di salah satu tempat usaha di Kota Saumlaki dilaporkan meninggalkan mes tempat tinggal mereka tanpa pemberitahuan dan hingga kini keberadaannya masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sekitar pukul 13.00 WIT. Saat itu, keenam pramusaji tersebut meminta izin kepada penanggung jawab usaha untuk keluar menuju pasar dengan alasan membeli perlengkapan kosmetik. Salah satu dari mereka juga meminta izin mengambil Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alasan diperlukan untuk keperluan suntik KB.

Penanggung jawab usaha Murni Natalina kemudian memberikan izin kepada mereka untuk berada di luar selama kurang lebih tiga jam sesuai aturan yang berlaku. Namun hingga batas waktu yang diberikan berakhir, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIT, keenam pramusaji tersebut tidak kembali ke mes.

Merasa curiga, penanggung jawab kemudian memeriksa kamar yang ditempati para pramusaji tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pakaian, koper, dan sejumlah barang pribadi mereka sudah tidak berada di dalam kamar.

Atas kondisi tersebut, pihak pengelola mes menduga keenam pramusaji tersebut telah meninggalkan tempat tinggal dan pekerjaan mereka tanpa pemberitahuan. Upaya pencarian secara mandiri kemudian dilakukan selama dua hari, namun tidak membuahkan hasil.

Karena tidak menemukan keberadaan mereka, pihak pengelola akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kepulauan Tanimbar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas SPKT berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Tanimbar. Tim Buru Sergap (Buser) kemudian melakukan pengumpulan keterangan dari pihak pelapor dan mengambil sejumlah data, termasuk nomor telepon salah satu pramusaji yang dilaporkan hilang kontak.

Ada pun data enam pramu saji tersebut;

- Nurfadila

- Ike Kaswati

- Mega Rahmawati

- Verawati

- Siti Maryani

- zahra

Data tersebut selanjutnya digunakan sebagai bagian dari proses penyelidikan dan pemetaan (mapping) guna mengetahui posisi serta keberadaan keenam pramusaji tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan langkah-langkah pencarian dan pendalaman informasi terkait keberadaan mereka.

(Redaksi)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim