InvestigasiMabes.com l Ternate – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Khairun melaksanakan program peningkatan budaya literasi melalui kegiatan Membaca Nyaring (Read Aloud) di Kelurahan Fitu, RT 04/RW 02. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program KKN Tematik Literasi yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh 10 mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun, yang terdiri atas 7 mahasiswa perempuan dan 3 mahasiswa laki-laki. Program berlangsung mulai pukul 14.35 WIT hingga 17.30 WIT dan diikuti oleh sekitar 15 hingga 25 anak dengan rentang usia 7–12 tahun.
Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Fitri Harun di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhammad Hasnin, S.E., M.E. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan literasi yang edukatif, menyenangkan, dan bermanfaat bagi anak-anak di Kelurahan Fitu.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyediakan sekitar 25 judul buku bacaan anak yang dibacakan secara bergantian. Pemilihan buku disesuaikan dengan tingkat kemampuan membaca dan usia peserta, sehingga anak-anak dapat memahami isi cerita dengan lebih mudah sekaligus menikmati proses membaca.
Selain membacakan cerita, mahasiswa KKN juga mengajak peserta berdiskusi mengenai isi buku yang telah dibaca. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri, serta menyampaikan pesan moral yang diperoleh dari setiap bacaan. Untuk menambah semangat belajar, kegiatan ditutup dengan aktivitas mewarnai yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Hasnin, S.E., M.E., menyampaikan bahwa kegiatan membaca nyaring merupakan salah satu metode yang efektif dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
«"Program KKN Tematik Literasi ini merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam membangun budaya literasi masyarakat. Membaca nyaring bukan hanya mengajarkan anak untuk gemar membaca, tetapi juga melatih kemampuan menyimak, memahami isi bacaan, memperkaya kosakata, serta membangun karakter anak melalui pesan-pesan positif yang terdapat dalam setiap cerita. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari masyarakat maupun pemerintah setempat agar budaya literasi semakin kuat," ujar Muhammad Hasnin.»
Ia juga mengapresiasi semangat mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun yang telah melaksanakan kegiatan dengan penuh dedikasi serta antusiasme anak-anak Kelurahan Fitu yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui program ini, mahasiswa Universitas Khairun berharap budaya membaca dapat tumbuh sejak usia dini dan menjadi kebiasaan positif bagi anak-anak di Kelurahan Fitu. Kegiatan membaca nyaring diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas literasi masyarakat sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
InvestigasiMabes.com(Ruliyanto S)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim